Hari Pelanggan Nasional diperingati setiap tanggal 4 September, berbagai perusahaan memberikan penawaran menarik kepada nasabah, sehingga terjaga hubungan baik antara perusahaan dengan pelanggan. BCA sebagai bank swasta yang sudah memberikan pelayanan secara digital kepada nasabah, menggelar open house bagi nasabah untuk berkunjung ke Sentra Layanan Digital BCA (Center of Digital BCA).
Maskot Halo BCA pada Kunjungan ke Sentra Layan Digital BCA
Perubahan Halo BCA sebagai Call Center, kemudian menjadi Contact Center, dan kini sudah bertransformasi menjadi Sentra Layanan Digital BCA (Center of Digital BCA) pada momen satu dekade Halo BCA. Seiring dengan perkembangan teknologi, sebanyak 97,5% transaksi nasabah BCA dilakukan di luar kantor cabang, sehingga layanan nasabah perbankan digital diperlukan untuk kemudahan bagi nasabah BCA.
Nasabah BCA tidak hanya dapat menyampaikan keluhan dan menanyakan informasi melalui telepon saja. Bisa juga disampaikan melalui email, media sosial, web chat di website BCA, layanan chatbot VIRA, video call banking, dan pembukaan rekening melalui video call di My BCA, dan berbagai layanan digital lainnya. Selama tahun 2017, Halo BCA menerima 14,5 juta panggilan, 368 ribu email, dan akun Twitter resmi @HaloBCA sudah memiliki 162 ribu followers (pada akhir tahun 2017) dengan 227 ribu mention sepanjang tahun 2017.
Pada acara open house Sentra Layanan Digital BCA, Wani Sabu selaku Executive Vice President Center of Digital BCA hadir menyapa dan memberikan informasi kepada nasabah yang datang. Nasabah BCA diajak berkeliling dan secara langsung bisa melihat cara kerja petugas Contact Center Officer (CCO) Halo BCA melayani pelanggan. Petugas CCO Halo BCA yang melayani pada 4 September menggunakan pakaian dari berbagai daerah, hal ini sesuai dengan tema "Unity in Diversity" yang diangkat Halo BCA pada Hari Pelanggan Nasional pada tahun ini.
Karyawan di Sentra Layanan Digital dengan Pakaian Berbagai Daerah
Pada Sentra Layanan Digital BCA memiliki 1.800 karyawan, sebanyak 1.600 karyawan di antaranya melayani di Halo BCA sebagai Contact Center Officer (CCO). Sehingga BCA meraih predikat Mega Contact Center dengan berbagai prestasi yang sudah diraih, baik di tingkat nasional, bahkan mencapai prestasi sebagai Best Contact Center in The World.
Prestasi Best Contact Center in The World 2018 Diraih Halo BCA
Melalui layanan digital BCA proses pembukaan rekening BCA bisa dilakukan di My BCA yang tersedia di beberapa mal. Dalam waktu sekitar 12 menit melalui layanan video call banking, proses pembukaan rekening Tahapan Xpresi BCA sudah selesai dan bisa digunakan nasabah. Selain itu juga pembukaan rekening bisa dilakukan pada hari dan jam buka mal, sehingga tidak lagi terbatas lagi pada hari kerja dan jam buka kantor cabang BCA.
Layanan Digital BCA, Pembukaan Rekening dalam Waktu 12 Menit
Bu Wani Sabu menyampaikan, manajemen BCA berupaya keras membangun Halo BCA, sehingga bisa bertransformasi menjadi Sentra Layanan Digital. Sehingga mampu mengakomodir setiap kebutuhan nasabahnya khususnya pada era digital, sehingga BCA memberikan layanan web chat dalam waktu dua menit saja untuk mendapatkan informasi terkait produk dan layanan BCA.
Pada momentum Hari Pelanggan Nasionalbagi seluruh perusahaan di Indonesia, termasuk BCA merupakan kesempatan untuk mengingatkan dan memotivasi seluruh karyawan, semakin meningkatkan kepuasan dan kenyamanan nasabah dalam memenuhi kebutuhan perbankan di era teknologi digital saat ini.
Bu Wani Sabu saat Memberikan Informasi kepada Nasabah BCA yang Berkunjung
Beberapa nasabah BCA yang mengunjungi Halo BCA mengapresiasi cara petugas Contact Center Officer (CCO) dalam melayani nasabah, berbagai fasilitas disediakan untuk kemudahan pelayanan yang cepat berbasis digital. Bu Wani Sabu menyerahkan karangan bunga kepada salah satu nasabah BCA, apresiasi atas kesetiaan menjadi nasabah BCA hingga saat ini.
HaloBCA tentunya cukup familiar bagi saya, Setiap kali ada permasalahan dan pertanyaan terkait transaksi, selalu bisa diselesaikan dengan baik dan cepat.
Pengalaman menelepon HaloBCA di 1500888, media sosial Twitter, dan livechat di website BCA saya dilayani dengan ramah. Cukup salut dan senang dengan pelayanan HaloBCA, sepenuh hati memberikan layanan yang prima.
Tak terasa HaloBCA sudah melalui satu dekade, perjalanan dan pengalaman membangun tim HaloBCA tentu bukan hal yang mudah. Ada proses yang dilalui oleh HaloBCA, sehingga saat ini bisa meraih prestasi sebagai Best Contact Center in The World.
Pada momen satu dekade HaloBCA berbagi cerita perjalanan transformasi Halo BCA selama satu dekade, melalui buku "Journey to Find Happiness in HaloBCA", berisikan kisah "di balik layar". HaloBCA pada awalnya hadir sebagai call center, kemudian menjadi contact center, dan kini bertransformasi menjadi Center of Digital BCA.
Buku Journey to Find Happiness in HaloBCA
Ada sosok Bu Wani Sabu selaku Executive Vice President Center of Digital BCA, membawa HaloBCA bisa meraih prestasi sebagai Best Contact Center in The World. Sosok pemimpin di balik pelayanan prima HaloBCA yang prima dan baik, pada acara lauching buku "Journey to Find Happiness in HaloBCA", hadir beberapa orang yang turu terlibat dan menjadi saksi dalam perjalanan transformasi satu dekade HaloBCA.
Bu Grace Heny, Direktur 168 Solution berbagi cerita, kepemimpinan dan ketegasan Bu Wani Sabu. Pada awal membangun tim HaloBCA, ia dipercaya untuk membantu dengan memberikan pelatihan. Namun, betapa kagumnya karena saat akan diberi pelatihan, tim HaloBCA tidak ada yang datang terlambat.
Kemudian Bu Wardhani Soedjono, komisioner PT VADS Indonesia bercerita kisah perkenalan awal bertemu Bu Wani Sabu. Bu Wani Sabu adalah memiliki value baik dalam kehidupan, seperti kedisiplinan. Hal tersebut ditularkan kepada tim HaloBCA, kemudian prestasi-prestasi mengikutinya.
Bincang Bersama Saksi Hidup Perjalanan Satu Dekade HaloBCA
Begitu pula dengan Pak Andi Anugerah, Ketua Asosiasi Contact Centre Indonesia mengapresiasi HaloBCA yang terbuka dalam berbagi ide kepada orang lain. HaloBCA selalu inovatif dalam memberikan layanan, bahkan memberikan kesempatan pada perusahan lain untuk belajar. Terlebih apresiasi atas prestasi yang diraih, tidak hanya tingkat nasional, tetapi juga hingga meraih prestasi Best Contact Center in The World.
Begitu juga dengan Pak Erich Sinarta berbagi cerita, permah menjadi bagian dari awal. perjalanan HaloBCA. Bertepatan saat bu Wani Sabu memimpin tim HaloBCA dengan bimbingan oleh pak Armand, Wakil Presiden Direktur BCA. Sosok Bu Wani Sabu sebagai sosok yang memimpin dan membimbing sebagai standar nilai yang tinggi. Sehingga petugas di Halo BCA terbimbing dengan baik.
Pemberian Buku kepada Saksi Hidup Perjalanan Satu Dekade Halo BCA
Namun, berbagai prestasi yang diraih oleh Halo BCA didapatkan dengan proses dan perjuangan, hingga Halo BCA bisa bermetamorfisis menjadi Center of Digital. BCA.
Bu Wani Sabu yang awalnya sudah merasa nyaman bekerja sebagai interal audit, sempat sedih, saat ditugaskan memimpin HaloBCA. Pak Armand Wahyudi, Direktur BCA melihat sosok Bu Wani Sabu yang cocok untuk memimpin dan visioner untuk membangun tim HaloBCA.
Bincang Perjalanan HaloBCA bersama Bu Wani Sabu dan Pak Armand Wahyudi
HaloBCA pada tahun 2007 saat masih menjadi call center, dipandang sebagai unit kerja kelas dua. Tempat berkumpul karyawan buangan dan mentok karier serta prestasinya, tidak memiliki standar pelayanan dan prestasi.
Ruangan yang dahulu mirip sekat-sekat di wartel, petugas call center menjawab panggilan dengan gaya masing-masing. Berkat kepemimpinan Bu Wani Sabu dan coaching dari pak Armand mengubah citra HaloBCA dengan pelayanan yang baik dan mampu meraih prestasi.
Elang menjadi maskot HaloBCA sejak tahun 2017, ada makna tersendiri untuk bertransformasi. Elang harus melalui proses transformasi pada usia 40 tahun untuk memasuki fase kedua kehidupan. Sesuai dengan filosofi HaloBCA ke dunia digital, sehingga tetap bisa terus bertransformasi di dunia digital saat ini.
Bu Wani Sabu menyatakan, "Bekerja bukan untuk meraih medali, tetapi lakukan yang terbaik dan terus yang terbaik, maka medali akan mengikutinya."
Kepemimpinan Bu Wani Sabu dalam memimpin HaloBCA, tidak lepas dari bimbingan pak Armand Wahyudi. Pak Armand menyampaikan pentingnya "Otak, semangat kerja keras, hati baik, dan keberanian" untuk menjadi seorang pemimpin seperti Bu Wani Sabu.
Penyerahan Buku kepada Bu Winny Setiaatmadja, Istri Presiden Direktur BCA
Pada akhirnya happiness menjadi bagian dari pencapaian HaloBCA. Buku "Journey to Find Happiness in HaloBCA" memaparkan langkah yang dilalui, sehingga inovasi bisa dilakukan HaloBCA. Tim HaloBCA happy, nasabah happy, dan BCA sebagai perusahaan happy.
Kartu Debit berlogo Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sudah dirilis oleh beberapa bank di Indonesia. Salah satu bank swasta yang sudah memperkenalkan kartu debit berlogo GPN adalah BCA pada 16 April 2018 di Jakarta. Namun, apa sebenarnya Gerbang Pembayaran Nasional itu?
Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) adalah sistem transaksi pembayaran yang menghubungkan berbagai bank, sehingga kartu ATM/debit suatu bank bisa digunakan di ATM dan EDC bank lain secara nasional di Indonesia.
Peluncuran Kartu Paspor BCA GPN
Pada tahap awal implementasi GPN dilakukan pada sistem pembayaran dengan kartu debit dahulu, ke depannya akan berkembang ke sistem pembayaran e-commerce dan kartu kredit, menurut penjelasan pak Pungky P. Wibowo, Direktur Eksekutif Departemen Elektronifikasi dan Gerbang Pembayaran Nasional
Coba dilihat, apakah terdapat logo Visa atau MasterCard pada kartu ATM yang kita miliki? Selama ini kartu debit berlogo Visa dan MasterCard yang kita pakai, menggunakan sistem pembayaran prinsipal asing. Sehingga ada biaya yang dibebankan dan sistem pembayarannya menjadi kurang efisien. Nantinya sebagai nasabah akan diwajibkan memiliki setidaknya satu kartu ATM/Debit GPN dari salah satu rekening bank yang dimiliki.
Hal ini dikarenakan transaksi diproses menggunakan sistem pembayaran prinsipal asing secara internasional, padahal transaksi yang dilakukan adalah transaksi dalam negeri/lokal di Indonesia. Dengan diberlakukannya Gerbang Pembayaran Nasional (GPN) sistem pembayaran bisa lebih efisiensi dan biaya transaksi bisa lebih rendah dengan jaringan pembayaran lokal.
Bagi nasabah dan pengguna kartu debit, pada saat berbelanja kini bisa menggunakan kartunya di EDC (mesin gesek) bank manapun. Selain itu juga biaya administrasi rekening yang dikenakan kepada nasabah menjadi lebih rendah. Salah satu contohnya, pada peluncuran Kartu Paspor BCA berlogo GPN pak Santoso, Direktur BCA menyampaikan adanya penghematan biaya administrasi sebesar Rp.12.000 per tahun (Rp1.000 per bulan) bagi nasabah yang menggunakan kartu Paspor BCA berlogo GPN.
Biaya Administrasi Kartu Paspor BCA GPN
Berdasarkan informasi yang ada di website BCA, memang ada perbedaan biaya administrasi rekening antara kartu Paspor BCA berlogo GPN dan berlogo MasterCard. Pada kartu Paspor BCA GPN Blue dikenakan biaya Rp.14.000 per bulan, kartu Paspor BCA GPN Gold dikenakan biaya Rp.16.000, dan kartu Paspor BCA GPN Platinum dikenakan biaya Rp 19.000 per bulan.
Tiga Jenis Pilihan Kartu Paspor BCA GPN
Sejak 16 April 2018 kartu Paspor BCA GPN bisa didapatkan di kantor cabang BCA wilayah Jabodetabek. Namun, perlu juga diketahui bahwa kartu Paspor BCA berlogo GPN tidak bisa digunakan di luar negeri, hanya untuk keperluan pembayaran transaksi di dalam negeri saja.
(Catatan: Penulis tidak sedang bekerjasama dengan BCA dan pihak terafiliasi dalam pembuatan tulisan ini. Penjelasan mengenai Paspor BCA GPN digunakan sebagai contoh ilustrasi saja. )
BCA EXPOversary saat ini sedang berlangsung hingga hari ini, saat tulisan ini di terbitkan [11/2]. Event rutin tahunan bank BCA ini menjadi ajang menarik perhatian para nasabah. Tak sedikit pengunjung yang datang saat pembukaan hingga pelaksanaan di hari kedua kemarin. Sedang kan hari ini akan menjadi hari terakhir pelaksanaan BCA EXPOversary. Soalnya event dimulai sejak 9 Februari 2018 dan di buka oleh Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja.
Seorang pengunjung sedang mengajukan KKB
Nah, saya yang di hari kedua ini melihat banyak keseruan dari event BCA EXPOversary ini. Dengar-dengar sih di hari terakhir ini bakal banyak lagi promo kejutan dari seluruh booth yang turut menjadi pengisi acara ini. Apa saja itu, silahkan datang langsung deh, soalnya kan kejutan. Kalo bukan kejutan mungkin sudah saya listing apa saja kejutannya hehehe.
Antrian buka rekening BCA
Event BCA EXPOversary ini menggunakan 3 hall dari 10 hall ICE Convention BSD. Di hall 1 akan terlihat banyak sekali kendaraan bertebaran dari 22 Merk kendaraan ternama. Di sini BCA menawarkan promo menarik untuk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Promo yang ditawarkan untuk cicillan kendaraan idaman bunga sebesar 3,61 % untuk tenor 24 bulan dan 36 bulan.
Melintas foto pekerja di balik pembiayaan modal BCA
Naksir nih, terus dibisikan "cuma 29 juta boz, servisnya deket lagi di Cikokol" ...menggiurkaannn yekan!!
Banyak sekali kendaraan idaman disini. Semuanya memikat hati. Kalau saja seandainya saya tidak kalap mungkin saya akan borong semua kendaraan disini. (((haha)) *maaf abaikan saja yaaa.
Di hall 2 berderet booth pelayanan produk bank BCA dan banyak booth fashion brand-brand local dan unik. Lalu kemudian sudut kepala kanan saya berbunyi clink!, sepertinya mereka mendapat pinjaman modal dari BCA untuk usaha mereka. Dan disini ada brand yang sudah cukup memiliki nama besar seperti GOOD Dept yang memberikan diskon lumayan besar selama event. Kamu pasti kalap di buatnya. Percaya deh.
Kulineran di hall3
Temen-temen blogger yang nguliner juga
Di hall 3 terdapat booth Food n Beverage. Banyak sekali kuliner betebaran. Aroma memicu nafsu makan menguar di ujung hidung. Kamu bakal betah berlama-lama disini sebab kuliner yang aduhai enak dan menggoda. Dan disini juga bertebaran barang-barang diskon lhoooo….hayaaa owe bisa ludes isi kantong…heheheehee.
So don’t miss it ths event today yess!!
Serbuuu, dan dapatkan sensasi pelayanan prima Bank BCA disini.
Membayar iuran BPJS Kesehatan, salah satu budget yang dipersiapkan setiap bulannya. Apalagi dengan iuran keanggotaan BPJS Kesehatan, masyarakat bisa mendapatkan layanan kesehatan sesuai program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Manfaat yang didapatkan saat terasa saat kita sakit, iuran yang dibayarkanpun tidak besar. Kini pembayaran iuran BPJS Kesehatan, bisa dilakukan di ATM BCA. Setelah sebelumnya pembayaran hanya bisa dilakukan di bank BUMN.
Sejak 20 Juni 2016 BPJS Kesehatan sudah bekerjasama dengan Bank BCA, pembayaran iuran BPJS Kesehatan bisa dilakukan lewat autodebet kartu kredit. Kini pembayaran iuran BPJS Kesehatan, sudah bisa juga dilakukan lewat channel ATM BCA. Cara melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan di ATM BCA sangat mudah, berikut ini langkah demi lengkahnya:
1. Masukan kartu ATM dan PIN
2. Pilih menu Transaksi Lainnya
3. Pilih menu Pembayaran
4. Pilih menu Layar Berikut
5. Pilih menu BPJS
6. Pilih menu Kesehatan
7. Masukan nomor bayar sesuai yang tertera pada kartu anggota BPJS Kesehatan, bukan nomor virtual akun. Contohnya: 0001830xxxxxx
8. Akan tampil rincian dan konfirmasi pembayaran. Pembayaran iuran BPJS Kesehatan di channel ATM BCA dikenakan biaya admin 2.500. Jika sudah benar, lakukan konfirmasi dengan menekan menu Ya.
9. Transaksi akan diproses dan tunggu hingga prosesnya selesai.
10. Jika proses pembayaran berhasil, maka struk ATM akan keluar sebagai bukti pembayaran iuran BPJS Kesehatan
Kini pembayaran iuran BPJS Kesehatan semakin mudah dilakukan di ATM BCA. Namun, awalnya akan membingungkan karena ada perbedaan:
-Biasanya membayar di ATM bank BUMN kita diminta memasukan nomor virtual account (VA), pada ATM BCA diminta memasukan nomor kartu.
-Selain itu juga dikenakan biaya administrasi tambahan sebesar Rp 2.500 pembayaran melalui ATM BCA.
Catatan: Penulis sebagai pihak yang tidak sedang terafiliasi dengan BCA dan BPJS Kesehatan. Tulisan dibuat berdasarkan pengalaman pribadi, mungkin saja bisa berbeda dengan pengalaman orang lain.
Wisata Belanja di Kota Bandung, mungkin sudah biasa, Namun menjadi berbeda jika wisata belanja dengan tantangan budget yang minimal dan cara pembayaran yang berbeda. Pastinya ketika berbelanja kita akan mengeluarkan kartu Debit BCA, namun kali ini membayar belanjaan dengan kartu bank lain di EDC BCA. Memangnya bisa ya?
Ternyata bisa setelah saya mengikuti acara BCA Prima Amazing Experience. Bersama sembilan belas rekan blogger lainnya dan sepuluh rekan media, kami menjelajahi berbagai toko yang ada di Bandung. Pastinya di toko kami berbelanja, namun tak sekedar belanja bisa. Kami berbelanja sesuai dengan petunjuk yang diberikan, fashion dan kuliner jenis barang yang harus kami cari. Barang fashion yang kami beli, nantinya akan dikenakan saat fashion show.
Mengawali perjalanan kami dari Menara BCA, Jakarta Pusat dengan bus menuju BCA KCU Dago, Bandung. Di lantai 7 ruang serbaguna BCA KCU Dago. Kami dibagi menjadi beberapa tim dan diberikan petunjuk untuk menjalankan misi berbelanja. Saya terpilih menjadi anggota tim 3 bersama ketiga rekan blogger dan satu rekan media. Saya sendiri Giovanni, mas Imam, Mba Andiyani, mba Winda, mas Imam, dan mba Dwi siap menjalankan tugas.
Anggota Tim 3, BCA Prima Amazing Experience
Kami menuju Museum BCA yang ada di depan BCA KCU Dago. Kami dipandu menuju Museum BCA, lalu diperkenalkan berbagai alat bersejarah yang pernah digunakan BCA. Mulai dari alat penghitung uang koin, alat cetak biylet giro, alat pengundian GebyarTahapan, dan kursi kayu berukiran logo BCA & candi. Setelah diajak berkeliling, kami menerima misison card yang pertama.
Benda Koleksi di Museum BCA
Pada mission card pertama, tugas adalah berfoto selfie di depan alat penghitung uang dan menjawab pertanyaan tentang kursi kayu di Museum BCA. Setelah memposting foto dan menjawab ukiran yang ada di kursi kayu, kami menerima mission card dan kartu ATM. Namun, kartu yang kami terima adalah kartu ATM bank lain berlogo Prima dan Prima Debit.
Untungnya kami sudah diberitahukan, kartu ATM bank apapun yang berlogo Prima dan Prima Debit bisa digunakan di ATM dan EDC Bank BCA. Tugas pertama dalam mission card, kami diminta melakukan transaksi transfer dari bank lain ke BCA dan sukses. Kami bergegas menuju ATM BCA yang ada BCA KCU Dago. Ternyata dengan Jaringan Prima, transfer ke BCA bisa dilakukan dengan mudah. Asalnya kartu ATM bank lain memiliki logo Prima, maka bisa bertransaksi di ATM BCA dengan jaringan Prima
Mudahnya Transfer dari Bank Lain ke BCA
Tugas kedua adalah membeli beberapa barang fashion di toko dengan clue tertentu bertemakan Colourfull. Setiap barang yang kami beli, budgetnya dibatasi.Kamipun mendatangi satu per satu toko sesuai dengan clue di daerah Dago. Saat melakukan pembayaran belanja, kami mencoba melakukan pembayaran dengan kartu bank lain lain berlogo Prima Debit di EDC BCA.
Ternyata mudahnya pembayaran dengan kartu bank berlogo Prima Debit di EDC BCA. Pastikan di kartu debit bank lain terdapat logo Prima Debit maka transaksi bisa dilakukan dengan EDC BCA.Toko-toko yang kami datangi dari Jetset, Blossom,dan Donatello semuanya menerima pembayaran kartu debit berlogo Prima Debit.
Bayar Belanjaan di Factory Outlet Dago dengan EDC BCA
Di akhir tempat berbelanja kami adalah “toko merah putih” yang ternyata adalah sebuah minimarket. Di minimarket kami diminta melakukan transaksi, isi ulang pulsa dan menarik tunai. Mengisi ulang pulsa tentunya mudah dilakukan di ATM BCA, tarik tunai dengan kartu ATM bank lain di ATM BCA ternyata juga bisa. Tak perlu repot mencari ATM bank tertentu, asalkan ada logo Prima bisa tarik tunai di ATM mana saja bisa. Karena ATM BCA ada di mana-mana, pastinya mudah tarik tunai di ATM BCA.
Tarik Tunai Bank Lain di ATM BCA
Di luar “toko merah putih” ada pria bertopi putih, kamipun harus menyebutkan kata kunci. Setelah menyebutkan kata kunci, kami menerima mission card ketiga.Tugas kami di mission card ketiga, berisi alamatJl.Ir.H.Djuanda No 127, Bandung tinggal cari dengan Google.Hasilnya menunjukan alamat restoran Dago Panyawangan.
Rumah Makan Dago Panyawangan
Sesampainya di restoran Dago Panyawangan, kami menerima mission card keempat. Mission card berisi tugas makan siang. Namun, satu orang dibatasi hanya boleh maksimal 75 ribu. Untuk menyiasati budget yang terbatas, kami berlima memutuskan memilih menu yang bisa saling berbagi. Dengan budget terbatas harus kreatif, tak lupa bayar makanan dengan Prima Debit di EDC BCA yang tersedia di restoran Dago Panyawangan.
Menu Hemat di Rumah Makan Dado Panyawangan
Seusai makan siang dan istirahat sejenak di bus, kami melanjutkan perjalanan ke daerah Setiabudi. Sampailah kami di Rumah Mode untuk melanjutkan misi selanjutnya. Di Rumah Mode kami kembali mendapatkan mission card kelima, tugas kami selanjutnya di Rumah Mode berfoto selfie dengan latar belakang patung Sarasvati dan mempostiongnya ke media sosial.
Sesudah berfoto selfie, selanjutnya kami mencari laki-laki misterius yang akan memberikan mission card. Setelah kami menyebutkan kata kunci “Amazing BCA Experience” kami menerima mission card keenam, tugas kami melakukan tarik tunai di ATM mana saja yang berlogo Prima. Tak perlu repot mencari ATM, tinggal melihat ada logo Prima kamipun melakukan tarik tunai. Lalu kami mencari perempuan misterius lagi, sebutkan kata kunci “Amazing BCA Experience” untuk mendapatkan mission card selanjutnya.
Tarik Tunai di ATM Bank berlogo Prima
Kamipunmenerima mission ketujuh. Tugas kami membeli Sambal Mertua dengan uang tunai yang tadi kami ambil. Setelah membeli Sambal Mertua, kami kembali mencari perempuan misterius pemberi mission card. Setelah kami menemukannya, tak lupa menyebutkan kata kunci “Amazing BCA Experience” dan kami menerima mission card kedelapan.
Mission Card yang menyenangkan, sekaligus mendebarkan dan menantang kami.Tugas kami membeli aksesoris kalung, kamipun membayar dengan kartu berlogo Prima Debit. Untunglah transaksi mudah dilakukan di EDC BCA.
Bayar Belanjaan dengan Prima Debit di EDC BCA
Dilanjutkan berbelanja aneka cemilan. Namun, betapa kagetnya kami saat kasir menolak kartu bank lain selain kartu debit Bank BCA. Setelah berusaha menjelaskan dan membujukkasir, kasir meminta ijin menanyakan kepada supervisor toko. Syukurlah kartu Debit Prima akhirnya diterima oleh kasir. Kami kini bisa membayar cemilan yang kami beli.
Misi belanja kami yang terakhir di Rumah Mode, membelitopi “Buricak Burinong” kamipun awalnya bingung topi apaan ya? Ternyata topi “Buricak Burinong” adalah topi yang gemerlapan dengan kelap-kelip. Ya ampun, kami kira topi seperti apa. Tugas kami menggunakan topi “Buricak Burinong” menuju Hotel Regata, tempat kami menginap. Berhubung hujan deras, perjalanan dari Rumah Mode menuju Hotel Regata ya pakai topi jas hujan.
Akhirnya tiba juga saat-saat yang menegangkan di malam hari. Tiba saatnya setiap tim dengan dua perwakilan, berjalan dan mengenakan barang fashion yang sudah dibeli tadi siang. Diawali tim pertama hingga tim enam. Perwakilan dua anggota dari tim kami, mba Andiyani dan mas Imam.
Busana yang Dikenakan Anggota Tim Tiga
Saat tiba saatnya mereka berjalan di catwalk, ada hal yang menarik terjadi. Mba Andiyani tak mau berpegangan tangan dengan mas Imam, katanya bukan muhrim. Mas Imam tak.kalah menarik perhatian, kaos kaki kedodoran sukses menyita perhatian Setelah keenam perwakilan dari masing-masing kelompok berjalan, tiba saat pengumuman pemenang. Tim 3 ternyata belum terpilih sebagai pemenang, namun tiap anggota tim 3 memenangkan kategori lomba lainnya.
Saya, Mba Andiyani, dan mba Windah terpilih sebagai pemenang best live post. Mas Imam dengan kaos kaki kedodoran memperoleh hadiah vouche Hotel Regata. Mba Andiyani juga mendapatkan hadiah voucher Hotel Regata, keunikannya saat berjalan di catwalk yang tak mau berpegangan tangan dengan mas Imam. Keseruan kami selama acara #AmazingBCAPrima menggunakan Jaringan Prima di ATM dan EDC BCA, serta ATM lainnya berlogo Prima bisa dilihat juga di video berikut:
Ternyata sangat mudah bertransaksi di ATM BCA, kartu ATM bank manapun bisa bertransaksi asalkan ada logo Prima. Tak perlu repot dan cemas transaksi transfer dari/ ke Bank BCA dengan bank lain jadi mudah. Membayar belanjaan di EDC BCA mudah dilakukan, asalnya ada logo Prima Debit di kartu ATM bank lain.
Ingin tahu informasi lebih lengkap tentang layanan BCA dan Jaringan Prima, tinggal cari tahu di website BCA dan website Jaringan Prima transaksi jadi mudah di ATM dan EDC BCA dengan Jaringan Prima.
XFest BCA Jakarta aadalah ajang inovasi dan kreasi yang diselenggarkan BCA. Berlangsung pada 12-14 Oktober 2016 di Universitas Indonesia. Saya menyempatkan datang ke XFest BCA Jakarta pada hari ketiga. Selain ada berbagai kompetisi, ada juga sesi seminar yang menginspirasi dan berbagi stand menarik.
Sampai juga di XFest BCA, Tetap Foto Dulu
Pada hari ketiga acara XFest (14/06) berlangsung seminar dengan narasumber Danny Oei Wirianto (Chief Marketing Officer GDP Ventures) dan Armand W.Hartono (Wakil Presiden Direktur BCA).Pak Danny mengawali sesi dengan judul "Think Fresh", sesuai judul buku yang baru saja ia diterbitkan. Pak Danny mengajak peserta untuk memikirkan kembali berbagai hal di kehidupan kita dengan cara yang berbeda. Dimulai rasa gak enakan, takut mencoba, berani jujur berkata tidaktahu, mau belajar, dan pentingnya kolaborasi.
Danny Oei Wirianto (CMO GDP Ventures)
Dalam menjalankan bisnis pak Danny berkolaborasi dengan dua rekan, yaitu Martin Hartono dan Anthony Liem. Pak Danny menyadari kekurangannya, memilih berkolaborasi dengan orang lain. Sehingga kini pak Danny sebagai angel investor di 15 perusahaan berbasis digital. Siapa yang tak tahu Kaskus, juga InfoKostterlebih di kalangan mahasiswa tentu sangat dikenal.Kaskus dan Info Kost, dua di antara lima belas perusahaan tersebut.
Sesi sharing kedua oleh pak Pak Armand W.Hartono dengan judul sharing "New Normal". Mengawali dengan bercerita perjalanan membangun usaha, hingga kini Djarum sudah dijalankan generasi kelima. Naik dan turunnya bisnis adalah hal yang normal dan biasa. Pabrik dan rumah dibakar pernah dialami saat membangun usaha. Prinsip SRI: Simpanan, Riset, dan Investasi dipegang sehingga kapanpun hal buruk terjadi dalam membangun usaha kita sudah siap.
Armand W.Hartono (Wakil Presiden Direktur BCA)
Pak Armand menarik benang merah ke saat keadaan saat ini. Pentingnya selalu berinovasi termasuk dalam bisnis BCA. Dalam setiap produk yang dimiliki BCA harus selalu ada inovasi. Kini jumlah transaksi di cabang BCA semakin menurun, namun transaksi e-channel semakin meningkat.
Berbeda saat dahulu, transaksi sebagian besar ada di cabang dan proses pengiriman uang bisa dua hari. Sampai ada ATM dan BCA menyediakannya pada awalnya untuk memudahkan transaksi pengiriman uang.
Inovasi selalu diperlukan, namun tak hanya itu. Dalam setiap inovasi ada perubahan yang terjadi, ada kesempatan yang bisa dimanfaatkan untuk menciptakan sesuatu.
Trend membuat video di YouTube contohnya, di era digital cukup banyak YouTubers yang mendapatkan penghasilan yang besar. Ada peluang yang dilihat dari perubahan.Setiap ada peluang, langsung jalankan ide tersebut. Yang juga tak kalah penting adalah membangun jaringan. Memiliki banyak jaringan pertemanan akan sangat membantu untuk terus berinovasi.
Pak Armand juga menuliskan jurnal hariannya ke dalam buku "My Little Book of Wisdom". Awalnya diberikan kepada tim Halo BCA, yang kini kualitas layanan contant centernya terbaik di dunia. Kebetulan saya tahun lalu berkesempatan mengunjungi kantor Halo BCA di BSD. Seusai berkeliling kantor Halo BCA, saya mendapatkan souvenir buku tersebut. Mumpung ada penulisnya, saya minta tanda tangan di buku dan diajak berfoto selfie (swafoto)
Berswafoto dengan Pak Armand
Seusai sesi sharing dari pak Danny dan pak Armand. Kegiatan selanjutnya membacakan pengunuman pemenang kompetisi yang berlangsung. Tak hanya di Jakarta, kota selanjutnya Malang akan berlangsung XFest BCA di Universitas Brawijaya pada 26-28 Oktober 2016.