Showing posts with label Jakarta. Show all posts
Showing posts with label Jakarta. Show all posts

Sunday, 12 August 2018

Untuk ASIAN GAMES 2018 Holcim Persembahkan Solusi Berkelanjutan

Jalur Busway Transjakarta yang dilakukan pengerasan dengan aplikasi SpeedCrete. Cukup membutuhkan waktu 8 jam jalur busway sudah bisa digunakan. 

Berbagai bentuk dukungan untuk ASIAN Games 2018 datang dari berbagai penjuru. Entitas Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang bukan hanya persoalan olahraga semata. Melainkan sebuah keutuhan suatu bangsa dengan berbagai keunggulan yang dapat di banggakan oleh para tamunya terlebih masyarakatnya sendiri. Akan ada 40 negara yang berasal dari seluruh kawasan Asia yang akan bertandang selama perhelatan berlangsung. Infrastruktur menjadi bagian paling terdepan menampakan wajah Indonesia di hadapan tamu pengunjung Asian Games 2018. 

Seluruh sarana dan prasarana pendukung menjadi perhatian demi kesuksesan dan kelancaran penyelenggaraannya. Selain Gelora Bung Karno perhatian khusus juga tertuju pada ruas Jalur Pejalan Kaki dan jalur moda transportasi darat, terutama jalur Busway Transjakarta.

Tim Holcim bersama jajaran Dinas Bina Marga DKI Jakarta berfoto bersama di Taman Mataram Kebayoran Jakarta Selatan. 
Sejak tahun 2014 Holcim Indonesia telah menjalin kerjasama dengan pemerintah melalui Dinas Bina Marga DKI Jakarta. Untuk berpartisipasi dalam peran aktif sukseskan Asian Games 2018, Holcim telah melakukan pembenahan infrastruktur yang meliputi Jalur Pejalan kaki di Jl. Sisingamangaraja hingga Patung Pemuda. Jl. Gerbang Pemuda mulai dari depan gedung TVRI hingga Jl. Palmerah, serta jalur Transjakarta Sisingamangaraja hingga MH Thamrin. 

Inovasi yang diberikan Holcim merupakan produk yang memiliki solusi bernilai tambah yang dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara jangka panjang. Hal ini di sampaikan oleh Marcelo Castro, Agregate and Construction Material Director
Jalur Pedestrian yang dikerjakan oleh Holcim Indonesia di sekitar Taman Mataram Kebayoran Jakarta Selatan
Waktu yang singkat untuk melaksanakan proses renovasi persiapan Asian Games tetap dalam fokus perhatian kesehatan dan keselamatan kerja. "Agar pengerjaan proyek dapat terlaksana dengan cermat, selesai tepat waktu juga tanpa kecelakaan kerja", ujar  Marcelo. Beberapa produk yang merupakan produk unggulan Holcim seperti Mortar atau semen instan menjadi solusi yang berkepanjangan bagi keberlangsungan ekosistem. Seperti SpeedCrete, ThruCrete dan DekoCrete

Seperti pekerjaan revitalisasi dalam kawasan Gelora Bung Karno, Holcim menggunakan ThruCrete untuk mengaplikasikan beton berpori yang dapat meresapkan air langsung ke dalam tanah. Sehingga mencegah genangan pada permukaan pun juga menambah keindahan dalam penglihatan. 

Holcim mengerjakan jalur transjakarta dengan waktu 8 jam di malam hari, tepat waktu dan zero accident. 

SpeedCrete 

Merupakan solusi perbaikan jalan dalam waktu 8 jam yang dikerjakan pada malam hari. Seperti yang dilakukan pada pengerasan Jalur Busway Transjakarta.

ThruCrete

Merupakan solusi perkerasan beton berpori yang mampu meresapkan air ke dalam tanah secara langsung. Seperti pada kawasan Gelora Bung Karno dan beberapa tempat lainnya di Jakarta. 

DekoCrete

Merupakan solusi inovasi dalam produk beton yang dapat memberikan keindahan sesuai kebutuhannya. Pengaplikasiannya lebih banyak pada jalur pedestrian atau Jalur Pejalan Kaki. 

Holcim Mortar


Holcim Mortar adalah semen instan untuk aplikasi dinding tertentu, yaitu Pasangan, Plesteran dan Acian. Holcim Mortar berasal dari campuran Semen Portland, Pasir Silika dan Admixture lainnya. Produk Holcim Mortar sangat mudah untuk diaplikasikan, cukup tambahkan air sudah siap digunakan. Tersedia di pasar Ritel dalam kemasan 40kg dan pasar langsung ke Proyek 50kg. Namun sayangnya produk ini baru dipasarkan dalam coverage area Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur saja. 

Mortar Holcim DekoCrete yang bisa di buat menyerupai batu alam. 
Holcim Pasangan, merupakan produk untuk aplikasi pasangan bata ringan. Dengan formula Micro Filler Particle pada produk ini mampu menghasilkan daya rekat lebih kuat dan lebih cepat kering. Sehingga hasil akhir di dinding akan lebih kuat dan pekerjaan lebih cepat selesai.

Holcim Plesteran, merupakan produk untuk aplikasi plesteran. Dengan formula Micro Filler Particle pada produk ini mampu menghasilkan daya sebar lebih luas serta lebih pulen dan rekat sehingga pekerjaan plesteran lebih efisien, lebih mudah dan tidak banyak sisa yang terbuang.

Holcim Acian, merupakan produk untuk aplikasi acian. Dengan formula Micro Filer Particle pada produk ini mampu menghasilkan warna di dinding yang lebih terang dan lebih halus sehingga dapat langsung dilakukan pengecatan tanpa plamir serta menghasilkan dinding yang sempurna tanpa retak (seperti pada dinding yang biasanya ada retak halus dengan Holcim Acian retak halus dapat dihindari).

Langkah kaki saya yang turut menginjakan kaki pada hasil karya Holcim Indonesia pada jalur pedestrian yang mampu meresapkan air langsug ke dalam tanah.

Mengenal PT Holcim Indonesia Tbk


PT Holcim Indonesia Tbk (Holcim Indonesia) adalah sebuah perusahaan publik Indonesia yang mayoritas sahamnya (80,65%) dimiliki dan dikelola oleh LafargeHolcim Group yang berbasis di Swiss. Produsen semen terbesar didunia dengan total lebih dari 80.000 karyawan dan beroperasi di lebih dari 80 negara di seuruh benua.

Sebagai salah satu perusahaan semen terbesar di Indonesia, PT Holcim Indonesia Tbk menjalankan usaha yang terintegrasi terdiri dari semen, beton siap pakai, dan produksi agregat. Perusahaan mengoperasikan empat pabrik semen masing-masing di Narogong Jawa Barat, Cilacap Jawa Tengah, Tuban Jawa Timur dan Lhoknga Aceh. Dengan total kapasitas gabungan per tahun 15 juta ton semen. Mempekerjakan lebih dari 2.500 orang. PT Holcim Indoenisa Tbk saat ini juga mengoperasikan jaringan penyedia bahan bangunan terbesar di dalam negeri, yang mencakup distributor khusus, toko bangunan, ahli bangunan binaan Holcim dan solusi-solusi bernilai tambah lainnya. 


Sunday, 21 January 2018

Catatan Perjalanan Menggunakan Kartu OK Otrip

One Karcis One Trip (OK Otrip) adalah program dari Pemprov DKI Jakarta yang sudah mulai berjalan sejak 22 Desember 2017 untuk menekan biaya pengeluaran transportasi. Pada tahapan awal dilakukan pada layanan Bus Tranjakarta dikenakan tarif Rp5.000 dalam jarak waktu antara tap in pertama hingga tap in terakhir selama 3 jam. Namun, selama dalam masa ujicoba yang berlangsung selama tiga bulan saya hanya dikenakan tarif maksimal Rp3.500 sebagai tarif promosi.


Proses tap in sistem OK Otrip menggunakan kartu khusus yang bisa didapatkan di halte Transjakarta. Sayapun penasaran untuk mencoba sendiri perjalanan menggunakan kartu OK Otrip, sayapun membeli kartu OK Otrip di Halte Dukuh Atas 2 dengan harga Rp40.000 dengan isi saldo sebesar Rp20.000. Dalam penyediaan kartu Ok Otrip Pemprov DKI Jakarta masih bekerjasama dengan bank. Kartu kartu OK Otrip yang saya miliki, pada bagian belakang terdapat logo Tapcash yang dikeluarkan Bank BNI.



Saya pun mencoba menggunakan pertama kali pada Rabu, 27 Desember 2017 dalam keadaan kendaraan di Jakarta masih agak lengang. Pada pukul 11.50 saya melakukan tap in Halte Dukuh Atas 2 dikenakan Rp3.500, lalu saya turun di Halte Karet Kuningan pada 12.10 untuk suatu keperluan. Pada pukul 14.30 saya kembali melakukan tap in di Halte Karet Kuningan dan dikenakan Rp0 sesuai dengan sistem OK Otrip yang berjalan. Pada rangkaian perjalanan ini seharusnya saya membayar Rp7.000 dengan kartu OK Otrip hanya dikenakan Rp 3.500.

Kedua kalinya saya menggunakan kartu Ok Otrip pada Sabtu, 30 Desember 2017 pada pukul 17.20 di Halte JIExpo Kemayoran (PRJ) saya melakukan gate in dikenakan Rp3.500 dan tap out tiba di Halte Dukuh Atas 1 pada pukul 18.30 untuk ke toilet. Pukul 18.35 saya kembali tap in di Halte Dukuh Atas 1 dinakan Rp0 kemudian menggunakan jembatan menuju Halte Dukuh Atas 2, sampailah saya tap out Halte Departemen Kesehatan pukul 18.50. Pada pukul 19.30 saya kembali melakukan tap in dikenakan Rp 0 saja. Pada rangkaian perjalanan ini seharusnya saya membayar Rp10.500 dengan kartu OK Otrip hanya dikenakan Rp 3.500.


Namun, saya pun punya pengalaman dua kali menggunakan kartu OK Otrip. Salah satunya pada hari kerja normal pada Kamis, 18 Januari 2018 dalam keadaan cuaca yang hujan cukup deras membuat perjalanan lebih lama. Pada pukul 11.39 saya Tap Out di Halte Dukuh Atas 1 melakukan perjalanan, pada pukul 12.30 saya baru sampai di Halte Blok M, menyelesaikan beberapa keperluan di daerah Blok M dan kembali tap in lagi si Halte Blok M pada 14.54. Pada perjalanan ini karena jarak tap in pertama dan selanjutnya lebih dari 3 jam, maka saya dikenakan tarif normal Rp 7.000 untuk dua kali perjalanan.

Untuk pengisian saldo kartu OK Otrip bisa dilakukan di halte Transjakarta terdekat secara tunai (dikenakan biaya 1.500), secara non tunai (saat ini dengan kartu ATM/Debit BNI), dan ATM yang menyediakan layanan isi ulang. Saya sendiri sudah mencoba mengisi saldo kartu OK Otrip di ATM BNI yang menyediakan layanan isi saldo Tapcash.


Mungkin seiring berjalannya waktu, kartu bank lainnya juga akan tersedia untuk memudahkan pilihan bagi pengguna. Demikianlah pengalaman saya secara pribadi untuk sementara waktu menggunakan kartu OK Otrip, ada yang punya pengalaman lain menggunakan kartu OK Otrip juga? Mari, berbagi cerita!

Saturday, 28 October 2017

Macet dan Pembangunan MRT Jakarta

Macet adalah peristiwa yang sering dialami warga Jakarta. Bahkan macet menjadi semacam peristiwa yang sudah menjadi biasa saja. Jika di definisikan macet adalah suatu jejeran antrian kendaraan yang panjang. Atau bagi pengemudi kendaraan memiliki definisi kendaraan yang dikemudikannya mengalami kemandekan. Bukan di sebabkan mesin kendaraan yang bermasalah, melainkan kendaraanya tak bisa bergerak sebagaimana mestinya.




Mendefinisikan kembali apa itu macet, tentu seperti pekerjaan yang tak penting. Ngapain sih macet didefinisikan segala. Macet ya macet aja gitu, gak usah di definisikan. Gampang dan gak perlu pusing untuk memaknai kata macet.

Namun bagi saya kok masalah macet, atau kata macet itu sendiri kok perlu dilakukan semacam rekonstruksi pemikiran. Agar apa yang disebut macet itu bisa di uraikan secara gamblang mulai dari bahasa. Sehingga ketika mengatakan macet, saya sendiri faham dan mengerti betul, apa sesungguhnya macet itu. Penting gak sih, gak kan yeee...hehe. Ya sudahlah ketuk tab baru aja deh hehehe mending baca tulisan lain aja yang gak bikin pusing. Hahaha.

Macet juga berarti waktu tempuh menggunakan kendaraan semakin panjang, disebabkan kendaraan tidak bergerak sebagaimana mestinya. Sebab yang namanya kendaraan, baik itu mobil, motor, gerobak bahkan sepeda adalah alat transportasi yang di ciptakan manusia untuk memenuhi hasrat percepatan dalam melakukan kegiatannya sehari-hari. Jadi ya jika sudah naik mobil atau motor atau sepeda, lalu waktu tempuhnya menuju tujuannya malah lebih lama dari berjalan kaki maka hal tersebut merupakan sesuatu yang tak wajar. Alias macet. Begitulah kira-kira rekonstruksi macet dari pandangan saya sebagai blogger yang baru saja mengunjungi Halte Bundaran HI, MRT Jakarta.

Lho apa hubungannya yak, MRT dan macet yang perlu di rekonstruksi definisinya? Hehe ada deh.






Mas Rapid Transit atau disingkat MRT, begitulah istilah yang digunakan dalam pembangunan suatu fasilitas publik transportasi massal bagi warga Jakarta. Apakah memiliki hubungan dengan kemacetan di Jakarta? Nah mari kita jawab bersama. Hee masa saya jawab sendiri, Jakarta kan milik kite bareng-bareng yekan.

MRT Jakarta adalah sebuah solusi bagi kondisi kemacetan yang sudah menjadi hal biasa saja di Jakarta ini. Namun kehadiran MRT adalah sesuatu yang tidak biasa di Jakarta. Sebab MRT Jakarta di bangun tidak melewati jalur jalan raya yang sudah ada. Melainkan melewati jalur Under Ground alias bawah tanah.


Meski teknologi pembangunan jalur tranportasi dunia sudah di terapkan sejak berpuluh tahun lalu seperti membolongi gunung di China dan belahan lain dunia. Di Indonesia khususnya di Jakarta baru beberapa tahun ini menerapkannya melalui pembangunan jalur tunel / lorong bawah tanah. Melalui pembangunan MRT yang saat ini sedang memasuki Fase 1. Seperti gambar rencana jalur MRT Fase 1 dibawah ini.



Saya berkesempatan bisa mengunjungi stasiun Bundaran HI pada hari kamis 26 Oktober 2017 lalu. Beruntung menjadi salah satu yang dapat kesempatan melihat secara langsung. Tentu stasiun MRT yang sedang di bangun ini merupakan restrick area yang lumayan ketat dari public untuk dapat melihat proses pembangunannya dari dekat.

Saya tidak sendiri, teman-teman blogger yang lain dan kebetulan hanya berempat termasuk saya yang hari itu mendapat kesempatan adalah Mas Rahab Ganendra, Choirul Hoeda dan Teddy. Waktu yang dipersiapkan oleh pihak MRT juga tidak banyak. Hanya 20 menit saja untuk bisa masuk ke area stasiun. Dan kami bersama rombongan dari instansi terkait berjumlah lumayan banyak masuk MRT dan sebelumnya mengikuti arahan petunjuk keselamatan selama berada di lingkungan kerja.


Berikut foto yang dapat saya ambil suasana pembangunan MRT di stasiun Bundaran HI.













Monday, 20 February 2017

Ini Alasannya, Kenapa Backpacker Wajib Menginap di Fave Hotel Jakarta

Bagi para backpacker berwisata hemat merupakan hal yang wajib. Kaum ransel ini biasanya selalu pandai mencari berbagai macam promo-promo wisata yang ada dan dapat bersenang-senang dengan bujet yang terbatas. Dengan menggendong ransel besar, mereka bahkan rela berjalan kaki mengunjungi tempat-tempat wisata tanpa lelah.

Di kota besar seperti Jakarta, kita juga sering menjumpai para backpacker yang berlalu lalang di jalan-jalan utama ibu kota atau berkeliaran di sekitar Fave Hotel Jakarta. Bukan hanya para backpacker mancanegara saja, backpacker domestik pun juga kini semakin banyak ditemukan. Memang apa saja yang membuat Jakarta digemari oleh para backpacker?

Bukan hanya di Jakarta, di kota-kota metropolitan lain pun bisa dikatakan menjadi tempat favorit para backpacker. Alasan utamanya mungkin karena di kota-kota besar sangat mudah menemukan sebuah paket wisata ekonomis yang telah meliputi segalanya, seperti tempat wisata, akomodasi, makanan, dan hiburan.

Jakarta menjadi salah satu kota yang menawarkan paket wisata tersebut dengan lengkap. Mengapa Jakarta menjadi kota yang tepat sebagai tempat tujuan para backpacker? Berikut alasannya.

1. Tempat Wisata yang Beragam


Jakarta yang kita kenal bukan hanya sebatas sebagai ibu kota negara saja. Jakarta yang kita kenal juga tidak dipadati oleh para pendatang dan gedung-gedung mewah bertingkat saja. Di Jakarta, masih banyak tempat-tempat wisata yang menjadi favorit para wisatawan ketika berkunjung ke bekas Kota Batavia ini.

Ancol dan Dufan, menjadi dua tempat wisata favorit teratas yang digemari oleh masyarakat Jakarta maupun wisatawan. Keindahan pantai Ancol selalu membawa nostalgia tersendiri bagi para pengunjungnya. Desiran ombak dan semilir angin membawa kenangan yang tidak terlupakan.

Serunya menjajal beragam wahana di Dunia Fantasi juga membawa keceriaan tersendiri. Anda tentu tidak akan pernah bosan untuk mencoba semua wahana yang ada satu persatu. Apalagi jika ditemani oleh para sahabat atau orang tersayang.
Jika Ancol dan Dufan tidak cukup memuaskan, Anda dapat menyeberang menuju Kepulauan Seribu di mana keindahan dan keasrian pulau-pulaunya sangat dijaga dan terawat dengan baik. Nikmati juga sensasi wisata laut yang mungkin jarang Anda rasakan.

Bagi Anda yang ingin berwisata sederhana dan menambah ilmu pengetahuan, Anda dapat berkunjung ke berbagai museum yang berdiri di Jakarta. Dari Museum Nasional, Museum Wayang, Museum Prasasti, hingga Museum Layang-Layang. Semuanya dapat Anda nikmati di Jakarta.

2. Pilihan Akomodasi yang Sesuai


Masalah akomodasi, Anda tidak perlu bingung menentukan. Sebagai seorang backpacker, Anda patut bersyukur ketika berkunjung di Jakarta. Karena di kota ini, terdapat banyak sekali hotel dengan bujet rendah khusus backpacker, seperti Fave Hotel Jakarta yang bisa Anda temukan hampir di seluruh daerah di Jakarta.

Tidak susah untuk melakukan pemesanan. Booking Fave Hotel Jakarta hanya perlu dilakukan di sini. Selain harganya terjangkau, fasilitas yang ditawarkan juga sangat lengkap. Menginap di sini tidak ada bedanya dengan menginap di hotel bintang lima dengan fasilitas yang sama.

Dengan konsep yang baru, pemesanan yang mudah, fasilitas lengkap, dan harga yang terjangkau, membuat para backpacker menjadikan hotel ini sebagai hotel favorit mereka saat sedang berada di Jakarta.
Wisata Kuliner Hemat dan Banyak Pilihan

3. Wisata Kuliner Hemat dan Banyak Pilihan


Apa yang tidak bisa Anda dapatkan di Jakarta? Jawabannya tidak ada. Semuanya bisa Anda lakukan di Jakarta selama 24 jam penuh dalam sehari. Salah satunya adalah wisata kuliner, wisata favorit semua orang.
Kuliner yang ada di Jakarta tentu saja sangat beragam. Anda dapat menemukan semua jenis masakan Indonesia hanya di Jakarta. Biasanya, ada tempat-tempat di daerah tertentu yang menjadi pusat kuliner.

Seperti di daerah Pesanggrahan, Jakarta Barat, Kelapa Gading, Jakarta Selatan, dan JL. Sabang di daerah Jakarta Pusat. Meskipun kadang dijajakan lewat pedagang kaki lima, tetapi makanan yang dibuat memiliki cita rasa yang berkualitas dan sangat terjangkau harganya.

Bukan saja makanan khas Indonesia, makanan khas mancanegara juga tersedia lengkap di Jakarta.

4  Akses Transportasi yang Mudah


Meskipun masih dalam tahap penataan, tetapi transportasi di Jakarta telah berkembang dengan sangat baik. Baik Anda wisatawan lokal maupun mancanegara akan sangat mudah mengakses transportasi yang ada di Jakarta.

Ada Transjakarta, transportasi unggulan masyarakat Jakarta yang siap membawa Anda berkeliling Jakarta. Bukan hanya berkeliling, beberapa halte Transjakarta juga dibangun di dekat tempat wisata untuk memudahkan Anda mencapainya dengan mudah.

Ada juga KRL Commuter Line
yang bukan hanya melayani rute Jakarta saja, tetapi juga kota-kota lain yang bertetangga dengan Jakarta. Akses yang cepat dan harga yang hemat menjadi pilihan transportasi favorit baik wisatawan, maupun masyarakat Jakarta sendiri. Apalagi saat momen tertentu sering ada promo harga tiket Commuterline dan Transjakarta dari pihak bank.

Ke depannya, akan ada MRT dan LRT yang melengkapi sarana transportasi modern di Jakarta. Selain kedua transportasi unggulan tersebut, di Jakarta masih tersedia angkot dan minibus yang siap mengantar Anda ke pelosok-pelosok Jakarta yang tidak terjangkau oleh Transjakarta ataupun Commuter Line.

Lengkap dan hemat bukan? Jadi, tidak usah bingung bagi Anda, para backpacker yang ingin menginjakkan kaki di Jakarta. Banyak tempat menarik dengan harga ekonomis dan kualitas juara yang bisa Anda dapatkan dengan mudah.