Showing posts with label Asuransi Kesehatan. Show all posts
Showing posts with label Asuransi Kesehatan. Show all posts

Tuesday, 4 September 2018

Inovasi Layanan Digital FWD Life untuk Nasabah Korporasi: eMedical Card

FWD Life sebagai pelopor asuransi jiwa berbasis digital, terus berinovasi dengan komitmen dan memperkuat layanan digital. Bertepatan dengan Hari Pelanggan Nasional, FWD Life menghadirkan inovasi digital untuk nasabah korporasi. Sejak tahun 2015 FWD Life sudah memperkenalkan layanan Corporate Care sebagai salah satu jalur distribusi untuk menyediakan program asuransi kumpulan atau employee benefit berbasis digital kepada nasabah korporasi.

Inovasi FWD Life Corporate Care, berupa eMedical Card
Inovasi FWD Life Corporate Care, berupa eMedical Card

Pak Rudi Kamdani, Wakil Presiden Direktur FWD Life menjelaskan FWD Life Corporate Care hadir sebagau solusi yang sesuai dengan kebutuhan karyawan dan keluarganya dengan berbagai inovasi digital. Bahkan sejak tiga tahun diperkenalkan, FWD Life Corporate Care sudah meraih posisi 4 besar pada kuartal pertama tahun 2018, berdasarkan data Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) pada kategori penyedia "Empolyee Benefit" di Indonesia. Pada 4 September 2018 FWD Life memperkenalkan lagi dua layanan digital terbaru untuk nasabah korporasi untuk mendapatkan layanan asuransi.



Pak Arlius Telaumbuana, VP Head of Business Development Corporate Care FWD Life menyampaikan apresiasi atas kepercayaan perusahaan sebagai FWD Partner dalam menyediakan "employee benefit" berupa layanan asuransi untuk karyawan bagi nasabah korporasi.



FWD Life menyediakan empat jenis asuransi untuk nasabah korporasi: Asuransi Bebas Hidup (Asuransi Group Berjangka), Asuransi Bebas Karya (Asuransi Group Kecelakaan Diri), Bebas Dana ( Asuransu Kesehatan Rawat Inap), dan Bebas Sehat (Asuransi Group Kesehatan). Yang paling banyak menjadi pilihan nasabah korporasi adalah Asuransi Bebas Sehat.

Keunggulan FWD Life Corporate Care

FWD Life Corporate Care memiliki keunggulan dan kemudahan proses administrasi bagi karyawan, khususnya pada divisi HR:

1. ePrecious adalah aplikasi proposal online untuk mempermudah proses administrasi. Sehingga bagian HR bisa menyesuaikan besaran employee benefit sesuai dengan kebutuhan karyawan.

2. iConnect adalah portal online untuk para profesional HR.

3. eFriend portal online untuk mengetahui informasi mengenai manfaat dan memonitor proses klaim nasabah.

4. FWD Max diperkenalkan pada awal tahun 2018 sebagai sarana customer engagement program, terdapat poin-poin yang bisa didapatkan dan ditukarkan.
Terdapat berbagai voucher dan penawaran menarik dari 22.000 merchant yang bekerjasama dengan FWD Life di Indonesia.

Inovasi Layanan Digital Terbaru FWD Life

Untuk melengkapi layanan digital secara menyeluruh untuk nasabah korporasi, FWD Life menginterasikan inovasi baru pada aplikasi FWD MAX:

1. Kartu Kesehatan Digital (eMedical Card)

Inovasi yang pertama kali diperkenalkan sebagai solusi digital di Indonesia. Untuk melakukan klaim biaya kesehatan secara cashless di rumah sakit, tanpa perlu membawa kartu asuransi fisik.

Bisa saja kartu asuransi tidak dibawa karena dompet tertinggal, tetapi jika kartu asuransi ada di smartphone yang kita bawa, tentunya tidak akan tertinggal. Saat klaim nasabah cukup perlu menunjukan kartu digital yang tersedia pada aplikasi FWD MAX dengan menyertakan kartu identitas kepada petugas admistrasi di rumah sakit.

2. Klaim Online (eFriend)

Fitur yang membantu nasabah untuk melakukan pengecekan manfaat yang dimiliki, melakukan klaim dan memonitor klaim secara cepat dan mudah melalui smartphone mereka. Nasabah yang ingin mengajukan eFriend reimbursement, dapat langsung mengunggah semua dokumen klaim yang dibutuhkan ke fitur eFriend yang tersedia di FWD MAX. Sebelumnya nasabah korporasi mengunakan eFriend, sebagai portal website untuk mengetahui informasi mengenai manfaat dan memonitor proses klaim.



Chief of Corporate Care FWD Life, Pedro Amor menyampaikan, inovasi ini, FWD MAX menjadi sebuah one stop solution application, yaitu aplikasi dengan fitur lengkap pertama di Indonesia yang kami harap bisa membantu meningkatkan penetrasi asuransi di Indonesia.


Nasabah sudah dapat memanfaatkan layanan eMedical Card di lebih dari 60 mitra rumah sakit dan pada akhir tahun 2018 nanti, layanan ini dapat dilakukan di 800 mitra rumah sakit di seluruh Indonesia.”

Cerita dan Kesan dari FWD Partner

Dilanjutkan dengan sesi talkshow, para FWD Partner menyampaikan cerita dan pengalaman selama menggunakan layanan Employee Benefit FWD Life. Bu Maika Randini, Chief Marketing Officer FWD Life menyampaikan lewat aplikasi FWD MAX kini berbagai hal bisa dilakukan dalam satu aplikasi.

FWD Life mendukung nasabah dalam meraih passionnya, sehingga melalui berbagai poin FWD MAX bisa digunakan, jika passionnya olahraga bisa gunakan di Gold Gym sebagai salah satu partner FWD Life. Aplikasi FWD MAX dalam waktu 8 bulan sudah memiliki 34.000 pengguna di Indonesia, baik nasabah ataupun non nasabah bisa menggunakannya.



Pak Budi Setyawan Wijaya, Direktur Utama AdMedika menyampaikan apresiasi atas inovasi yang diluncurkan FWD Life, kartu kesehatan digital merupakan yang pertama di Indonesia. Bu Carolina Riady, Wakil Presiden Direktur Siloam Hospital Group menyampaikan apreasiasi atas inovasi digital FWD Life. Sejak 4 September 2018 kartu kesehatan digital (eMedical Card) sudah bisa digunakan pada jaringan Siloam Hospital: 34 Siloam Hospital dan 20 Siloam Clinic di Indonesia.

Pak Steven Stevanus, Head of Rewards Maybank Indonesia menyampaikan apresiasi pada FWD Life. Sejak memanfaatkan layanan FWD Life Corporate Care, tugas yang dilakukan sebagai HR menjadi lebih mudah dalam menyesuaikan kebutuhan employee benefit secara digital. Proses klaim dan mengetahui limit benefit menjadi semakin lebih mudah dengan inovasi eFriend yang bisa dilakukan dari aplikasi FWD MAX.

Wednesday, 8 August 2018

Inovasi Asuransi Kesehatan untuk Freelancer, Content Creator, dan Pekerja Sektor Informal

Saat ini berbagai pilihan pekerjaan semakin beragam, pekerjaan-pekerjaan baru mulai bermunculan seiring perkembangan zaman dan teknologi. Profesi di sektor informal seperti freelancer dan content creator menjadi pilihan profesi masa kini, kebebasan untuk berkarya dan bekerja sesuai dengan passion yang diinginkan. Hal ini didukung dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukan pada Februari 2018, pekerja di sektor informal mencapai 30,24 juta orang atau sekitar 23,8% dari total angkatan kerja.

Namun, sayangnya pekerja di sektor informal baru sekitar 2% yang memiliki asuransi, jika dibandingkan dengan pekerja di sektor formal yang mencapai 40%.
Padahal asuransi merupakan hal yang penting untuk dimiliki oleh siappun. Khusuznya pada asuransi kesehatan karena setiap orang berpotensi untuk menderita penyakit, sehingga memerlukan proteksi (perlindungan) jika harus dirawat di rumah sakit.

Jika seorang freelancer dan pekerja sektor informal harus dirawat di rumah sakit, besaran biaya rawat inap ditanggung sendiri dan berpotensi menguras tabungan. Padahal bagi freelancer dengan mekanisme penghasilan yang tidak tetap, sangat penting untuk memiliki tabungan yang cukup sebagai dana darurat.

Pandangan umum masyarakat, termasuk freelancer sebagai pekerja informal bahwa biaya iuran (premi) asuransi yang dibayarkan cukup mahal, lebih baik digunakan untuk keperluan lain saja. Padahal saat ini sudah hadir inovasi asuransi kesehatan yang cocok bagi freelancer dan pekerja sektor informal. Dengan besaran premi yang dibayarkan terjangkau setara dengan harga kopi di cafe, tetapi manfaat yang didapatkan lengkap dan proses pembelian & klaim ya mudah.

Inovasi FWD Life Hadirkan Asuransi Kesehatan untuk Freelancer

FWD Life Indonesia sebagai perusahaan asuransi jiwa berbasis digital di Indonesia, memperkenalkan inovasi Asuransi Kesehatan berbasis Syariah bernama Asuransi Bebas Handal. FWD Life menghadirkan Asuransi Bebas Handal untuk masyarakat yang khususnya bekerja sebagai freelancer, content creator, dan pekerjaan sektor di sektor informal lainnya.



Pak Choo Sin Fook, Direktur Utama FWD Life Indonesia menyampaikan visi FWD untuk mengubah cara pandang masyarakat tentang asuransi. Kehadirnya Asuransi Bebas Handal yang menawarkan manfaat rawat inap dan tindakan bedah, besaran kontrubusi mulai dari 75ribu per bulan dengan pilihan manfaat tahunan sebesar 50 juta dan 100 juta.



Berdasarkan data statistik FWD Life pada tahun 2017, besaran biaya kesehatan masyarakat 95% dari masyarakat Indonesia untuk manfaat rawat inap sebesar 50 juta. Besaran manfaat rawat inap yang diberikan Asuransi Bebas Handal disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Sehingga nasabah membayar besaran kontribusi asuransi Bebas Handal tidak mahal, besaran manfaat sudah disesuaikan dengan kebutuhan.



Keunggulan dan Manfaat Asuransi Bebas Handal

Pak Ade Bungsu, Chief Product Proposition & Shariah FWD Life menjelaskan inovasi Asuransi Bebas Handal yang memiliki diferensiasi yang unik. Asuransi Bebas Handal hadir diluncurkan sebagai asuransi kesehatan berbasis syariah, sehingga bisa dimiliki oleh masyarakat Indonesia.


Terdapat tiga keunggulan Asuransi Bebas Handal yang dibahas dalam sesi talkshow bersama pada content creator:

1) Terjangkau

Bagi seorang content creator dan host acara TV, bagi seorang Alfian Phang memandang untuk memiliki asuransi biaya yang perlu dibayarkan cukup mahal. Bagi seorang pekerja informal memilih untuk digunakan hal lainnya saja, tetapi anggapan memiliki asuransi biaya mahal kini bisa teratasi.

Pak Ade Bungsu menjelaskan dengan besaran premi asuransi yang terjangkau, nilainya hanya setara dengan harga kopi di cafe yang biasanya kita minum. Memiliki asuransi tidak boleh memberatkan, kalau memiliku Asuransi Bebas Handal dengan premi 75ribu per bulan tentunya tidak akan memberatkan, cukup pembelian segelas kopi yang biasanya diminum saja.

2) Simpel

Lain hal lagi dengan seorang Travel Vlogger bernama Cia Wardhana, juga seorang penyiar. Dengan berbagai pekerjaan harus diselesaikan, sering bepergian untuk keperluan pekerjaan dan membuat konten. Sehinggga tidak memiliki waktu untuk membeli asuransi, pandamgan mba Cia Wardhana kalau beli asuransi merupakan hal yang ribet dan memerlukan waktu yang lama.

Pak Ade Bungsu menjelaskan kalau membeli Asuransi Bebas Handal mudah dilakukan, tidak perlu sampai butuh waktu seharian untuk memiliki asuransi karena bisa dibeli secara online. Semudah berbelanja online untuk dengan akses website FWD saja, cukup dengan tiga langkah mudah untuk mendapatkan perlindungan asuransi kesehatan: pilih produk, isi data diri & pertanyaan kesehatan, dan lakukan pembayaran.

3) Lengkap

Kalau seorang Mompreneur, Dhatu Rembulan memiliku pengalaman tentang suaminya yang memiluki asuransi. Namun, sayangnya hal ada item-item tertentu saja yang ditanggung oleh pihak perusahaan asuransi. Sehingga ada hal tertentu yang harus dibayarkan sendiri karena tak ditanggung, apalagi prosesnya pun menggunakan sistem reimburse.


Pak Ade Bungsu menjelaskan pengalaman tersebut tidak akan dialami dengan manfaat lengkap Asuransi Bebas Handal, FWD Life memberikan manfaat asuransi yang lengkap. Mulai dari biaya kamar, biaya dokter, obat-obatan, perawatan setelah rawat inap, dan biaya tindakan bedah.

Keuntungan Memiliki Asuransi Bebas Handal FWD Life

Untuk urusan klaim mudah digunakan, nasabah FWD Life yang memiliki Asuransi Bebas Handal akan mendapatkan kartu yang bisa diswipe di rumah sakit, sehingga tidak repot dengan sistem reimburse. Belum lagi jika pada umumnya untuk rawat inap di rumah sakit diperlukan biaya deposit, cukup swipe kartu FWD Life dan akan segera ditangani untuk mendapatkan perawatan.

Selain itu proses "double claim" jika nasabah dirawat dengan BPJS Kesehatan, kekurangan dari hal yang tidak ditanggung akan dicover oleh FWD Life. Bahkan akan mendapatkan besaran santunan selama perawatan di rumah sakit, hal ini bagian dari manfaat dan perhatian yang diberikan FWD Life. Tidak perlu "merasa rugi" jika tidak melakukan klaim, FWD Life menjaga hubungan baik dengan nasabah melalui benefit dari merchant yang bekerjasama melalui aplikasi FWD Max.

Sunday, 10 June 2018

Allianz Life Mengajak Generasi Milenial Menjadi Life Changer

Generasi milenial saat ini belum banyak yang menyadari, pentingnya memiliki asuransi dikarenakan berbagai hal. Allianz Indonesia menyadari hal tersebut dan berupaya memberikan edukasi pentingnya asuransi, terutama pada segmen usia 18-28 tahun.

Allianz Life Indonesia menyadari bahwa perlindungan asuransi, maupun perencanaan keuangan yang baik merupakan bagian penting dalam upaya mengubah diri sendiri maupun orang lain (secara finansial). Allianz Life Indonesia hadir sebagai pilihan asuransi milenial, sehingga rencana keuangan bisa tercapai.



Sehingga Joos Louwerier, Country Manager & Presiden Direktur Allianz Life Indonesia memperkenalkan melalui campaign Life Changer. Melalui program Life Changer, Allianz Indonesia memberikan kesempatan bagi generasi milenial mewujudkan aspirasinya. Membangun bisnis yang dapat membawa perubahan positif bagi diri sendiri dan sesama, melalui edukasi pentingnya berasuransi.


Karin Zulkarnaen, Head of Market Management Allianz Indonesia mengenalkan perilaku dan potensi generasi milenial. Dengan segmen pendapatan 45-600 juta per tahun dan berstatus belum menikah, memiliki potensi melakukan pembayaran premi asuransi 7,5 juta per tahun.

Saat ini generasi milenial memiliki karakteristik: masih tinggal bersama orang tua dan kakek/nenek, bekerja kantoran, memiliki satu orang saudara, dan keinginan untuk memiliki properti sendiri.



Faktanya baru sekitar 31% dari generasi milenial yang punya perencanaan keuangan yang matang. Ada sekitar 13% dari generasi milenial yang tidak memiliki perencanaan keuangan sama sekali. Namun, baru sekitar 2% dari generasi milenial yang memiliki perencanaan keuangan yang baik, memilih asuransi sebagai salah satu instrumen.

Sedangkan generasi milenial lainnya, memilih untuk menabung dan berinvestasi pada usaha. Dikarenakan menurut generasi milenial bahwa premi asuransi masih mahal (52%), kurangnya pengetahuan akan asuransi (45%), kendala kanal distribusi (34%), proses yang sulit (47%), dan alasan pribadi 8%.



Sehingga Allianz Life melakukan pendekatan berbeda kepada generasi milenial, melalui campaign Life Changer untuk memberikan edukasi pentingnya asuransi kesehatan dan jiwa kepada milenial. Ada potensi besar yang dilihat segmen generasi milenial untuk memiliki asuransi. Pada tahun 2020 diprediksi segmen generasi milenal yang mencapai nilai pasar 7,5 Triliun, atau 20% dari total pendapatan premi bruto asuransi jiwa.

Selain itu 31 dari 100 orang milenial belum merencanakan keuangan, hanya 2 dari 31 orang yang menyiapkan perlindungan. Hal ini dikarenakan 45% generasi milenial belum berasuransi, dikarenakan masih belum teredukasi dan 52% generasi milenial belum berasuransi, dikarenakan harga premi yang kurang bersahabat.

Padahal generasi milenial memiliki banyak impian yang diraih, ada risiko yang bisa saja terjadi. Memiliki pasangan hidup, karir yang bagus, dan properti yang sama bagusnya dengan rumah orang tua yang ditempati saat ini. Namun, ada kecemasan generasi milenial jika terjadi musibah, sehingga ada biaya-biaya yang akan membebani orang tua.

Biasanya generasi milenial akan mencari informasi tentang asuransi, jika ada suatu kejadian yang terjadi pada orang yang dikenal atau orang terdekat. Apalagi saat ini dengan mudahnya pencarian informasi melalui internet, termasuk mencari informasi di website Allianz Indonesia.

Generasi milenal ingin kemudahan dalam pembelian dan klaim asuransi, jika bertemu agen asuransi biasanya generasi milenial sudah memahami pentingnya asuransi. Dengan mulai adanya kesadaran berasuransi oleh generasi milenial, termasuk adanya pengecualian saat klain, premi, dan lainnya. Maka seteleh memahami dan sadar pentingnya asuransi, maka keinginan berasuransi akan hadir tanpa adanya paksaan.



Allianz Indonesia menyadari cara pendekatan terhadap generasi milenial berbeda, melalui Life Changer proses edukasi kepada generasi milenial dilakukan oleh agen asuransi Allianz yang juga adalah generasi milenial, melalui platform digital. Para agen Life Changer akan memberikan konten edukasi di media sosial dan menjadi partner bagi milenial.

Generasi milenial menyenangi gaya hidup sehat, kegiatan volluntering, dan konser musik. Allianz Indonesia pun turut mendukung berbagai kegiatan milenail, seperti Allianz Sweat Challenge, di Allianz Ecopark Ancol dan Allianz World Run Indonesia. Diharapkan setiap agen Life Changer memberikan manfaat bagi diri sendiri dan orang lain, melalui prinsip Life Changer 360.

Wednesday, 30 August 2017

Inovasi Industri Asuransi Jiwa Masa Kini Berbasis Teknologi dan Digital

Suatu siang handphone saya berbunyi, ada telepon dari nomor yang saya tak kenal. Setelah diangkat ternyata telepon dari telemarketing asuransi. Menawarkan aneka ragam produk asuransi, mulai dari asuransi kecelakaan, asuransi jiwa, dan asuransi kesehatan yang belum saya perlukan saat ini. Itulah salah sati pengalaman yang cukup mengganggu dari penawaran asuransi, siapa yang pernah menerima telepon penawaran asuransi juga?

Saya terakhir kalau menerima telepon, penawaran asuransi dua tahun lalu. Tentu saja kadang menggangu dan terkesan memaksa. Saya pribadi menyadari pentingnya memiliku asuransi yang sesuai dengan kebutuhan, bukan berdasarkan penawaran. Apalagi saat ini Otoritas Jasa Keuangan (OJK) punya program peningkatan literasi keuangan, perusahaan jasa keuangan termasuk perusahaan asuransi jiwa ikut serta dalam memberikan edukasi literasi keuangan.


Sehingga penawaran asuransi jiwa kepada masyarakat harus dengan pendekata literasi keuangan. Masyarakat tak sekedar diberikan penawaran produk, tetapi diajak untuk berkonsultasi tentang kebutuhannya. Karena tak semua orang perlu asuransi jiwa, seperti untuk anak-anak dan ibu rumah tangga misalnya. Lain hal jika menawarkan asuransi kesehatan, siapapun pasti membutuhkannya. Sehingga mendapatkan "Peace of Mind" saat memiliki asuransi.

Terlebih di jaman yang serba digital dan masyarakat dengan mobilitas tinggi. Terkadang masyarakat tak punya waktu untuk bertemu agen asuransi, pemasaran berbasis digital menjadi kebutuhan. Kadang ada kendala untuk mencari informasi asuransi yang sesuai kebutuhan, syukurlah saat ini ada layanan live chat dengan customer service. Jika sudah yakin ingin membeli, baru kemudian bisa membuat janji bertemu agen asuransi pada waktu yang diinginkan.


Apalagi saat ini masyarakat Indonesia didominasi oleh generasi milenial yang suka jalan-jalan, kadang terpikirkan untuk memilki asuransi perjalanan. Sayapun saat bepergian pasti membeli asuransi perjalanan, antisipasi hal tak diingkan saat jalan-jalan. Namun, saya masih mengalami kesulita proses pembelian asuransi perjalanan kadang prosesnya lama. Selain itu juga pengecualiannya banyak sekali, kadang tak ada penjelasan mendetailnya.

Saya berharap suatu saat ada perusahaan asuransi menawarkan produk sesuai kebutuhan, tetapi juga memberikan kemudahan saat pembelian dan klaim nantinya. Kadang proses klaim yang saya alami prosesnya cukup lama, siapa tahu ke depannya nasabah bisa tahu sejauh mana proses klaim asuransinya. Selain itu juga layanan dari tenaga pemasar dan layanan pelanggan yang siap membantu, seandainya terjadi hal diinginkan dan harus klaim asuransi.

Pada akhirnya perkembangan dan perubahan perilaku masyarakat, mengharuskan perusahaan asuransi berinovasi lewat produk dan layanan yang berbasis teknologi. Memudahkan masyarakat mengetahui produk yang sesuai kebutuhan, mudah untuk dibeli, layanan prima, dan inovasi produk yang sesuai dengan generasi milenial. Semuanya bisa dilakukan oleh perusahaan asuransi memanfaatkan teknologi yang saat ini terus berkembang.

Apalagi saat ini perusahaan asuransi juga memiliki produk unitlink yang memberikan kesempatan untuk membeli proteksi dan juga berinvestasi. Terkadang sebagai nasabah yang memiliki unitlink ingin tahu juga, besaran unit investasi yang saya miliki berapa ya? Mengingat unit investasi di unitlink harus dilaporkan juga dalam SPT Tahunan untuk pelaporan aset-aset yang dimiliku. Tentu saja bisa saja ada fasilitas, berupa aplikasi atau website yang membuat kita bisa mengetahui besaran unit investasi di unitlink.

Selain itu juga kadang ada asuransi kesehatan yang dijual sebagai rider (asuransi tambahan) pada asuransi jiwa. Tentunya ada limit yang diberikan sesuai dengan pembayaran premi asuransi, sehingga jika diklaim pasti limit penggunaanya berkurang. Apalagi kadang mengharuskan untuk rawat inap cukup lama, berapa sisa besaran limit yang masih ditanggung perusahaan asuransi. Siapa tahu suatu saat, nasabah bisa mengetahui sisa klaim limit asuransi kesehatan sebagai asuransi tambahan dari asuransi jiwa.