Friday, 9 August 2013

Dapatkah Hewan Saling Mengerti?

Dapatkah Hewan Saling Mengerti?

Dapatkah Binatang saling mengerti? atau saling berkomunikasi dengan cara berbicara dan menjalin pengertian satu sama lain? Dapatkah binatang saling berkomunikasi memberi pesan dengan cara memberikan isyarat atau suara?. Jawabnnya adalah: iya. Binatang dapat saling mengerti. Tetapi apabila yang kita maksudkan bintang dapat saling berhubungan disini adalah binatang dapat saling berbicara satu sama lain seperti layaknya seorang manusia, maka jawabannya adalah: tidak!. Bahkan dikalangan manusia, saling berhubungan itu tidaklah selalu dengan cara perantaraan kata-kata. Kita punya cara tersendiri misalnya untuk menyatakan kemarahan, mengangkat bahu untuk menyatakan sikap masa bodoh, menganguk dan menggelengkan kepala, gerak-gerik tangan dan lain sebagainya. Banyak binatang-binatang yang mengeluarkan suara dan bunyi isyarat dengan maksud yang serupa.

Apabila seekor induk ayam membuat suara gaduh atau bersimpuh dengan sayap mengepak, maka semua anak-anaknya memahami pertanda ini sebagai sebuah isyarat akan adanya bahaya. Apabila seekor kuda meringgkik atau mementak-mentakkan kuku kakinya ke tanah, maka kuda-kuda yang lainnya pun mengerti maksud dari isyarat itu. Sebagian binatang dapat mengikuti secara samar atau menerima dengan lambat sekali isyarat yang diberikan binatang-binatang lainnya. Apabila seekor burung terbang naik ke atas sebuah dahan atau menengok ke seluruh penjuru di sekelilingnya, maka burung-burung yang lain pun tidak akan bergerak. Akan tetapi bilamana burung tersebut terbang dengan suatu gerakan tertentu lalu pergi, maka bagi burung-burung yang lainnya ini berarti sudah waktunya mereka juga untuk terbang mengikutinya.
Anjing bisa saling berhubungan dengan berbagai macam cara. Mereka bukan saja menggonggong, tetapi juga melolong, menyalak, meraung dan mendengking. Mereka bisa mengangkat sebelah kaki depannya, dan juga bisa menunjukkan gigi mereka. Maka anjing-anjing yang lain dapat mengerti apa arti dari kode dan isyarat komunikasi anjing tersebut.
Binatang-binatang saling mengerti dan berhubungan dengan berbagai cara satu sama lain bukan saja dengan perantaraan bunyi dan gerak tertentu, binatang dapat saling mengenal dengan bau. Kebanyakan binatang yang hidup secara berkelompok akan tetap bergerombol menjadi satu berdasarkan bau yang mereka miliki. Dan tentu saja kita juga sudah mengetahui bagaimana anjing bisa saling kenal mengenal satu sama lain dengan cara saling mencium bau masing-masing.
Monyet dianggap hewan yang paling cerdas tingkatannya diantara dunia binatang, namun dalam soal berhubungan dengan monyet lainnya itupun mereka juga tidak mengenal "bahasa" yang lebih sempurna dari binatang-binatang lainnya. Memang betul mereka membuat berbagai macam bunyi dan gerak-gerik muka dalam menyatakan perasaan marah, lapar ataupun gembira, tetapi mereka tidak memiliki kemampuan berkata-kata seperti yang dikenal dalam bahasa percakapan manusia.
Berbeda dengan manusia, yang harus mewarisi bahasa dengan cara belajar bagaimana cara berkata-kata terlebih dahulu semenjak dari kecil, maka monyet dan binatang-binatang lainnya mewarisi pengetahuan "bahasa" mereka dengan mengandalkan naluri saja. Mereka akan mengeluarkan pekik atau bunyi yang tepat maupun ekspresi yang sama dengan rekan-rekannya, sekalipun ia belum pernah bertemu binatang lainnya yang sejenis dengannya sebelumnya. Berbeda dengan burung yang dapat mempertahankan "bahasa" aslinya, tetapi juga bisa mempelajari sebahagian "bahasa" burung-burung yang lainnya. Itulah sebabnya mengapa burung gereja yang dipelihara dan dibesarkan ditengah-tengah kelompok burung kenari, dapat membuat dirinya mampu berkicau seperti burung kenari.


EmoticonEmoticon