Showing posts with label Presiden Jokowi. Show all posts
Showing posts with label Presiden Jokowi. Show all posts

Wednesday, 7 September 2016

Abadikan Setiap Momen Berharga dengan Infinix Hot S

Smartphone selfie mulai trend di Indonesia sejak akhir tahun lalu. Kehadiran smartphone selfie dengan kamera depan dan belakang 13 megapiksel dengan Dual LED. Tentu saja membuat masyarakat terutama anak muda tertarik. Eksis bersama teman saat berkumpul, diabadikan dalam foto-foto welfie dan selfie dan diunggah ke media sosial.

Namun kadang harga smartphone selfie cukup tinggi kisaran 3-5 juta. Tentu saja tak semua orang punya budget sebesar itu untuk mendapatkan smartphone selfie. Kehadiran Infinix Hot S menjadi solusi smartphone selfie dengan harga lebih terjangkau. Hanya dengan 1, 799 juta saja untuk varian RAM 2 GB dan 2,199 juta untuk varian RAM 3 GB.

Dengan ukuran layar 5,2 inchi dengan resolusio HD yang sangat pas untuk digenggam. Diperlengkapi dengan sistem operasi Android 6.0 Marhmallow ala Chameleon OS miliki Infinix. Dilengkapi dengan apps drawer, sehingga memudahkan pengaturan dan penggunaan aplikasi. Mengingat bagi sebagian orang, tanpa ada apps drawer kata merepotkan untuk mencari aplikasi.

Tampak Depan Infinix Hot S

Tampak Belakang Infinix Hot S

Selama saya menggunakan Infinix Hot S dalam masa uji pakai. Dalam penggunaan saya sehari-hari, Infinix Hot S bisa saya gunakan selama setengah hari dari pagi hari. Tak ada kendala berarti untuk penggunaan aplikasi media sosial, email, dan berfoto-foto.

Kamera depan 8 Megapikel dengan berbagai pilihan seperti normal, beautify, dan wide selfie tersedia. Selayaknya fitur kamera selfie seharga 3-5 juta. Masih ragu? Ini beberapa hasil selfie dan welfie yang saya abadikan dengan Infinix Hot S.


Selfie dengan Vlogger Ario Pratomo (@sheggario)



Selfie dengan Pak Bambang, Kepala Bappenas


Welfie di Kantor Bappenas

Welfie Seusai Kuliner di FKS 2016
Hasil kamera depan Infinix Hot S bagi saya terbilang natural, jika dibandingkan dengan merk smartphone selfie lainnya. Warna kulit tetap natural dan tidak putih berlebihan.Inilah salah satu contohnya,



Tak hanya kamera depan, kamera belakang 13 Megapiksel hasil foto Infinix Hot S terbilang bagus. Baik di pencahayaan cukup atau kurang cahaya. Detail gambar, warna, dan fokus terbilang sangat baik, Saya mengambil foto presiden Jokowi pada acara Indonesia Fintech Festival and Conference di ICE BSD dengan Infinix Hot S.

Kunjungan Presiden Jokowi di Stand Pameran IFFC 2016

Selain itu juga saya mengabadikan momen pendiri Grup Lippo, Pak Mochtar Riady yang menerima penghargaan pada acara Indonesia Brand Forum 2016 di Hotel Grand Hyatt.

Pak Mochtar Riady Memberikan Inpirasi


Untuk score Antutu Infinix Hot S terbilang baik dan sensor yang tersedia cukup lengkap. Termasuk sensor giroskop untuk penggunaan aplikasi berbasis AR dan VR. Memori internal 16GB dengan chip on sistem Mediatek MT 6753 Quad Core, sangat cukup untuk menunjang pemakaian Infinix Hot S untuk penggunaan sehari-hari.

Sistem on Chip Infinix Hot S
Skor Antutu Infinix Hot S
Sensorbox pada Infinix Hot S

Selain itu Infinix Hot S sudah mendukung jaringan 4G, sayapun mencoba menggunakan Smartfren dan ternyaat bisa, Memang perlu melakukan pengaturan APN secara manual. Untuk menelepon dan menerima SMS/telepon memang diperlukan aplikasi tambahan bernama SmartVoLTE.

Pada saat penjualan Infinix Hot S kemungkinan hanya bisa digunakan untuk jaringan 3G. Namun setelah proses perijinan TKDN yang bekerjsama dengan Haier selesai. Maka Infinix Hot S bisa menggunakan jaringan 4G, setelah adanya pembaharuan firmware.


Slot SIM Card Hybrid Infinix Hot S

Slot SIM Card Infinx Hot dengan model hybrid, sehingga perlu memilih menggunakan SIM 2 atau sebagai slot micro SD. Memori internal Infinix sebesar 16GB, tinggal sesuai kebutuhan. Jika dirasa cukup bisa menggunakan sebagai slot SIM 2,namun jika kurang bisa menggunakan sebagai slot Micro SD.

Nilai tambah pada fitur sensor sidik jari di Infinix Hot S. Fitur sensor sidik jari biasanya ada di smartphone berharga 3 jutaan ke atas. Pada Infinix Hot S, sensor sidik jari terdapat pada bagian belakang.


Sayapun menggunakannya fitur sensor sidik jari untuk aplikasi perbankan Jenius. Respon sensor sidik jari terbilang baik, namun pengguna perlu secara berkala melakukan kalibrasi.

Infinix Hot S menjadi pilihan smartphone yang tepat, terlebih bagi penyuka selfie namun dengan budget yang lebih terjangkau. Hasil selfie natural, hasil kamera belakangpun tak kalah detail.

Tuesday, 6 September 2016

Beberapa Harapan Presiden Jokowi untuk Fintech Indonesia


Indonesia Fintech Festival and Conference (IFFC) 2016 , menjadi acara yang dijadikan momen dukungan pemerintah kepada pelaku bisnis fintech (keuangan berbasis teknologi). Pada hari kedua acara IFFC 2016, tepat pukul 09.00 presiden Jokowi memasuki ruangan seminar.


Diawali dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya dan laporan acara IFFC 2016 oleh Pak Muliaman D.Hadad (Ketua Dewan Komisioner OJK) kepada presiden Jokowi. Termasuk proses yang dilakukan satuan tugas (satgas) OJK untuk menyusun rancangan aturan industri fintech. Juga pengumuman empat fintech per kategori yang memenangkan kompetisi pada hari sebelumnya.

Presiden Jokowi mengawali dengan faktanya masih rendahnya tingkat literasi keuangan masyarakat Indonesia hanya 21%. Lebih rendah daripada negara tetangga, belum banyak masyarakat yang bisa mendapatkan akses keuangan.


Bagi pelaku UKM di Indonesia yang jumlahnya cukup besar, presiden Jokowi memahami sebagian besar pelaku UKM tak memiliki catatan keuangan. Sehingga pengusaha UKM kesulitan untuk mendapatkan pinjaman dari bank, karena tak adanya catatan keuangan.

Bank BRI dengan Teras Kapal, layanan yang sudah membantu masyarakat mendapatkan akses keuangan di daerah terpencil. Teras Kapal BRI diapresiasi oleh presiden Jokowi. Presiden Jokowi berharap fintech lainnya, juga bisa membantu masyarakat mendapatkan akses keuangan.

Tak hanya pada UKM, tak lupa pak Jokowi memperhatikan kesejahteraan petani dan nelayan. Dengan adanya fintech pak Jokowi berharap, adanya aplikasi yang membantu petani dan nelayan. Fintech bisa menghubungkan petani dan nelayan dengan konsumen secara langsung. Sehingga petani dan nelayan secara langsung bisa mendapatkan keuntungan.

Pak Jokowi berharap dengan fintech, kesejahteraan petani dan nelayan bisa meningkat. Berdampak pada tidak adanya lagi kesenjangan ekonomi yang dialami petani dan nelayan.  Juga kesenjangan mendapatkan akses layanan keuangan, sehingga masyarakat terkendala mengembangkan usaha karena tak bisa mendapatkan modal tambahan.

Pak Jokowi seusai menyampaikan pesan dan harapannya untuk fintech di Indonesia. Berkeliling area stand pameran dipandu oleh panitian IFFC 2016 bersama beberapa menteri. Berbagai stand yang dikunjungi oleh presiden Jokowi, perwakilan dari tiap stand menjelaskan layanan fintech untuk membantu UKM.



Seusai berkeliling presiden Jokowi meninggalkan tempat berlangsungnya acara. Dilanjutkan dengan pesan dari Sri Mulyani (Menteri Keuangan), Enggartiasto Lukita (Menteri Perdagangan), Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika), Agus Martowardoyo (Gubernur Bank Indonesia), dan Darmin Nasution ( Menteri Koordinator Perekonomian), dan Rosan Roeslani (Ketua Kamar Dagang Indonesia/Kadin).




Presiden Jokowi bersama beberapa menteri, dan gubernur Bank Indonesia mendukung fintech untuk kemajuan ekonomi Indonesia. Tinggal pelaku bisnis fintech, berkontribusi dengan karya fintech. Sehingga harapan dari presiden Jokowi bisa terwujud, mengurangi adanya kesenjangan ekomoni dan akses layanan keuangan.