Showing posts with label Penemu Dan Pencipta. Show all posts
Showing posts with label Penemu Dan Pencipta. Show all posts

Sunday, 11 August 2013

Codex Gigas (Alkitab Iblis)

codex gigas-alkitab iblis
Codex gigas adalah Naskah terbesar dari abad pertengahan.Naskah ini juga dikenal sebagai Alkitab Iblis karena ilustrasi besar iblis di dalam legenda sekitar penciptaannya.Codek Gigas di duga diciptakan pada awal abad ke-13.
Di Biara Podlažice Bohemia (Republik Ceko sekarang).Naskah ini berisi Kitab suci Vulgata serta banyak dokumen sejarah yang semua ditulis dalam bahasa Latin. Selama Perang Tiga Puluh Tahun pada 1648, seluruh koleksi di rampas oleh Tentara Swedia sebagai rampasan perang, dan sekarang di simpan di Perpustakaan Nasional Swedia di Stockholm.
codex gigas-alkitab iblis
      Gigas Codex adalah naskah terbesar abad pertengahan di dunia.Naskah kuno ini tersimpan dalam folder kayu yang ditutupi dengan kulit dan logam berukir. Pada 92 cm (36.2in.) Tinggi, 50 cm (19.7in.) Lebar dan 22 cm (8.6in.). Beratnya 74,8 kg (165 pon),terdiri dari 310 lembar yang diduga terbuat dari kulit 160 keledai atau mungkin kulit anak sapi.Naskah ini awalnya berisi 320 lembar,tetapi entah kenapa beberapa lembar dari naskah ini telah dihapus. Tidak diketahui siapa yang menghapus halaman atau untuk tujuan apa tetapi tampaknya mungkin Naskah itu mengandung aturan monastik dari Benediktin.
codek gigas-alkitab iblis
Codex gigas adalah manuskrip abad pertengahan terbesar di dunia
   Adapun isi dari kodeks ini adalah “a sum of the Benedictine order’s knowledge”, “The War of the jews” tulisan Josephus, daftar para orang kudus, metode untuk menentukan tanggal perayaan paskah, seluruh alkitab bahasa latin pre-vulgate, Isidore of Seville’s encyclopedia Etymologiae, Cosmas of Prague’s Chronicle of Bohemia, berbagai macam traktat (dari sejarah, etimologi dan fisiologi), sebuah kalender dengan nekrologium, daftar nama para biarawan di biara Podlaice, formula-formula sihir dan catatan-catatan lain.Manuskrip di hiasi iluminasi warna merah, biru, kuning, hijau dan emas. Huruf-huruf yang rumit sering di temui di seluruh halaman. Isi Naskah kuno ini memiliki sifat tampilan yang terpadu yang tidak berubah sepanjang tulisan, tidak menunjukkan tanda-tanda usia, penyakit atau suasana hati yang berubah-rubah di pihak penulis,hal Ini membuat para ahli menyimpulkan seluruh naskah ini ditulis dalam waktu yang sangat pendek. Tetapi para ilmuwan juga menemukan fakta unik jika dihubungkan dengan teori,bahwa butuh waktu lebih dari 20 tahun untuk menyelesaikannya naskah ini.
Pada halaman 290 terdapat gambar unik dari iblis,dengan ukuran sekitar 50 cm. Beberapa halaman sebelum ini ditulis pada lembaran yang menghitam dan memiliki karakter yang sangat suram, agak berbeda dari isi yang lain dari naskah kuno itu.Tepat di lembar sebelah gambar iblis adalah gambaran penuh dari kerajaan surga, menyandingkan "kebaikan lawan kejahatan."
Menurut Legenda, penulis kodeks itu adalah seorang biarawan yang melanggar aturan biara dan dihukum dengan diikat di dinding dalam posisi berdiri seumur hidup. Biarawan ini memohon ampunan dari penghukuman yang luar biasa kejam itu. Sebagai gantinya ia berjanji untuk membuat sebuah buku yang akan memuliakan biara dan pengetahuan umat manusia selamanya, dan ia berjanji menyelesaikannya hanya dalam satu malam.Namun menjelang tengah malam, biarawan itu menjadi ragu apakah ia dapat menyelesaikannya sendiri. Lalu ia menjual jiwanya demi sebuah pertolongan. Dia membuat doa khusus, tetapi bukan ditujukan kepada Allah tetapi kepada malaikat Lucifer(Iblis), Iblis kemudian menyelesaikan naskah tersebut. Sebagai penghormatan kepada iblis yang membantunya, biarawan itu menambahkan gambar iblis ke dalam Naskah tersebut. Walaupun adanya legenda yang melibatkan iblis, pada zaman inkuisisi, Naskah ini tetap disimpan oleh biara dan dipelajari oleh banyak cendikiawan sampai hari ini.Bahkan beberapa ahli terus mempelajari tentang waktu yang di butuhkan untuk menulis Naskah ini.

Saturday, 10 August 2013

ATM pertama dan Penemunya

Luther Simjian Biography 1905 – 1997
ATM pertama dan Penemunya
Luther George Simjian adalah salah seorang Penemu dan ilmuwan yang berumur cukup panjang. Ia dilahirkan di Turki pada 28 Januari 1905, dan meninggal pada 23 Oktober 1997 dalam usia 92 tahun.
ATM pertama dan Penemunya
Simjian muda hijrah ke Amerika Serikat pada usia 15 tahun, karena dipisahkan dari keluarganya pada masa Perang Dunia I. Setelah bertemu dengan kerabatnya di Connecticut, dia mulai belajar mandiri dengan bekerja sebagai Fotografer sesuai dengan bidang ketertarikannya. Pada awal mulanya, Simjian belajar di Universitas Yale dengan mengambil bidang Kedokteran. Namun minatnya berubah ketika Pihak Universitas memberikan pekerjaan di Laboratorium Foto. Pada tahun 1928, dia telah menduduki jabatan Direktur pada Departemen Fotografi di Universitas tersebut
ATM pertama dan Penemunya
Pada tahun 1934 Simjian pindah ke New York, di mana dia mengembangkan mesin X-ray warna dan self-posing portrait camera, yang memungkinkan subyek untuk melihat ke dalam cermin dan melihat gambar yang tepat yang akan diambil. Denagn berbekal penemuannya ini, Simjian mendirikan sebuah perusahaan manufaktur kamera dan menjual lisensi untuk menggunakan kamera tersebut di studio mini yang diletakkan dalam Departement Store dengan nama Photoreflex yang kemudian diganti dengan nama Reflectone. Perusahan inilah yang kemudian terus melakukan pengembangan optik, dan perangkat elektro mekanik.
ATM pertama dan Penemunya
Ketika Simjian menawarkan ide untuk membuat pelanggan bank melakukan transaksi finacial tanpa bertemu dengan teller, ia diragukan banyak orang. Tak kenal menyerah, pada tahun 1939, Simjian mendaftarkan 20 paten yang berkaitan dengan perangkat temuan barunya tersebut, dan menawarkan temuannya kepada sebuah perusahaan besar yang sekarang dikenal dengan nama Citicorp. Baru setelah 6 bulan kemudian, Citicorp merespon tawaran Simjian tersebut. “Tampaknya, orang yang akan menggunakan mesin ini hanyalah sejumlah kecil pelacur dan penjudi yang malu dan tidak mau bertemu muka dengan tellers” tulis Simjian.