Showing posts with label Jenius. Show all posts
Showing posts with label Jenius. Show all posts

Wednesday, 1 February 2017

Inovasi Digital Detik dan Jenius BTPN Mudahkan Kehidupan

Inovasi menjadi menjadi hal penting untuk terus dilakukan, termasuk Detikcom dan BTPN lewat layanan yang diberikan. Detikcom menyajikan layanan berita online terpercaya dan BTPN menghadirkan layanan perbankan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam acara talkshow DetikxJeniusTalk2 dengan tema "Inovasi Digital untuk Kemudahan" dijelaskan secara detail inovasi digital dari Detikcom dan BTPN



A. Inovasi Digital Detik

Detik dikenal sebagai website berita online yang dikenal saat ini. Berbagai perubahan dilakukan untuk selalu memberikan experience bagi pembaca. Namun, tak banyak yang tahu perjalanan Detikcom hingga saat ini. Bu Sena Achari, Head of Product Detik.com dan CNNIndonesia.com berbagi cerita inovasi yang dilakukan detikcom untuk memberikan kemudahan pada masyarakat.



Detikcom menjadi media online pada 9 Juli 1998 didirikan oleh empat orang: Budiono Darsono, Yayan Sopyan, Abdul Rahman, dan Didi Nugrahadi. Detikcom dimulai dari Stadion Lebak Bulus dengan satu reporter dan HTML manual. Detikcom mendapatkan momen yang tepat dalam jurnalistik, yaitu: running news.


Detikcom terus berinovasi memberikan tampilan website, sejak tahun 1998 hingga saat ini dilakukan tiga kali perubahan tampilan yang disesuaikan dengan experience pembaca. Detik sejak tahun 2008 mulai hadir dalan versi mobile site hingga kini sudah tiga terjadi perubahan tampilan.



B. Inovasi Journalisme 3.0

Semakin besarnya kepercayaan masyarakat pada Detikcom, Detikcom pun membuat layanan user generate content bernama: Pasang Mata. Masyarakat bisa mengirimkan foto yang dimoderasi Detikcom sebelum ditayangkan, masyarakat pun bisa terlibat aktif berkontribusi. Data Detikcom dalam angka meningkat dengan kontrbusi masyarakat.



Konsep Jurnalisme 3.0 diusung Detikcom tak semata hanya berita dalam bentuk teks, juga dalam bentuk foto dan streaming video yang memperkaya konten berita di Detikcom. Terlebih dengan hadirnya aplikasi Detikcom, pembaca disuguhkan berita. Pembaca tak perlu repot untuk mencari berita, terlebih di era saat ini yang serba multitasking.


Berita yang singkat dan akurat menjadi ciri khas Detikcom, Detikcom memastikan berita yang dipublikasikan terpercaya. Saat ini sedang hangat beredar berita hoax, Detikcom memiliki layanan untuk memeriksa suatu berita hoax atau tidak. Lewat website http://hoaxornot.detik.com menjadi inovasi dari Detikcom yang bermanfaat agar terhindar dari berita hoax.

Detikcom juga terus mengembangankan bisnis model, kini Detikcom fokus mengembangankan layanan Solusi UKM dan Nativa Ads.



C. Inovasi Digital Jenius BTPN

Saat mendengar  nama Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN) yang terpintas di benak saya, bank untuk pensiunan. Namun, BTPN membuat inovasi digital yang unik dengan layanan aplikasi life finance bernama Jenius.



Pak Irwan Sutjipto Tisnabudi, Product and Value Preposition Head Jenius berbagi cerita perjalanan inovasi BTPN hingga memiliki produk Jenius. Perjalanan pada Januari 2015, selama 18 bulan proses inovasi untuk pengembangan Jenis dan resmi diluncurkan pada 11 Agustus 2016.


Jenius layanan yang dirancang untuk generasi digital savy, seperti saya dan anak muda lainnya. Seakan-akan kita tidak lepas dari smartphone kita, saat bangun tidur, barang yang kita cari pertama kali adalah smartphone. Dalam sehari bahkan kita bisa memegang smartphone kita 100-200 kali per hari.

Lewat fitur-fitur yang ada ada Jenius Apps, Bank BTPN tak sekedar mendorong penggunaan untuk keperluan konsumsi, tapi juga meningkatkan literasi keuangan. Jenius dibuat dan dikembangan sebagai hasil co-creation berbagai pihak, blogger dan youtuber juga ikut terlibat.

D. Fitur Jenius Mudahkan Kelola Keuangan

Karena setiap orang unik, Jenius memiliki fitur Cashtag. Memudahkan untuk melakukan transfer antar pengguna Jenius, sehingga tak perlu repot menghafalkan nomor rekening. Selain itu cashtag menjadi "branding" tersendiri, terutama banyak digunakan untuk home industy. Bisa menggunakan cashtag sesuai nama store.


Selain itu juga ada fitur dari Jenius seperti Send It, Pay Me, One Touch, Dream Saver , Card Center dan Split Bill. Fitur Send It memberikan kemudahan untuk melakukan transfer dan pembayaran berbagai tagihan. Pay Me fitur yang memberikan kemudahan meminta uang pada teman, saat dompet kita ketinggalan. One Touch akan bermanfaat pada smartphone yang mendukung sensor sidik jari, akses aplikasi Jenius dengan sidik jari sebagai pengganti PIN.

Dream Saver adalah fitur tabungan yang memberikan bunga 5%, membantu kita mencapai target untuk keperluan yang kita rencanakan seperti berlibur. Selain itu juga ada Flexy Saver dengan flesibilitas tabungan dengan bunga 5% yang bisa diambil kapan saja. Tabungan ada Jenius dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) sehingga dijamin aman.

Card Center fitur untuk  memblock dan unblock kartu ATM. Pernah kehilangan kartu ATM? Prosesnya kita harus telepon call center bank dan cukup lama. Lewat fitur Card Center kita bisa lakukan blokir permanen dan sementara pada kartu ATM kita. Saat melakukan blokir permanen, maka dalam waktu beberapa hari kartu ATM baru akan dikirimkan kembali. Saat merasa ketinggalan kartu ATM bisa lakukan blokir sementara, saat kartu sudah ditemukan tinggal unlock kartu.

Fitur yang rasanya bermanfaat adalah Split Bill. Saat makan bersama dengan teman, tinggal dibagi tagihannya dan diatur besarannya dari aplikasi Jenius. Tak kejadian teman terlupa membayar usai saat makan bersama.

Sebagai pengguna Jenius kita akan mendapatkan M-Card Visa Paywave, E-card (kartu virtual), dan X-card. Hal ini memudahkan kita untuk membagi-bagi uang dimiliki ke berbagai keperluan. M-card sebagai kartu berwarna orange yang bisa digunakan berbelanja di toko fisik dan E-Card untuk berbelanja di e-commerce. Belanja dengan E-Card lebih aman, saldo yang digunakan untuk belanja online bisa disesuaikan.



Yang terbaru adalah X-Card kartu tambahan yang bisa diberikan pada orang yang dipercaya. Misalnya untuk anak yang akan belanja dan supir untuk beli bensin, semua transaksi bisa dilihat dari aplikasi Jenius. X-Card bisa didapatkan dengan maksimal tiga kartu dan tiga warna pilihan: ungu, biru, dan hijau.

Dalam hal layanan pelanggan, Jenius bisa dilakukan lewat platform digital: Email, Line, dan Live Chat. Yang paling penting tidak ada saldo minumum, tidak ada biaya administrasi, dan tidak ada biaya tambahan untuk transaksi.


Inovasi digital dari Detikcom dengan inovasi yang memudahkan masyarakat, mendapatkan berita yang cepat dan terpercaya. Inovasi digital dari Bank BTPN dengan layanan Jenius, mengelola keuangan lebih mudah. Membagi budget dan menabung menjadi lebih menyenangkan.


Thursday, 25 August 2016

7 Manfaat Layanan Fintech yang Patut Kamu Ketahui


Fintech atau financial technology di Indonesia, kini menjadi kategori terbesar kedua dalam hal bisnis digital. Peringkat pertama adalah bisnis e-commerce. Namun ketika mendengar kata fintech yang terlintas adalah fasilitas pembayaran. Tentu tidak salah, namun fintech tidak hanya berhubungan dengan pembayaran. Ada cakupan yang lebih luas daripada sekedar pembayaran. 

Fintech dalam artian luas adalah seluruh bisnis digital yang menyangkut uang.  Pemain di industri Fintechdi Indonesia, bukan hanya perusahaan jasa keuangan, namun juga perusahaan non jasa keuangan. Siapa sajakah pemain di bisnis fintech di Indonesia, saya merangkumnya menjadi tujuh manfaIat dan kemudahan dari fintech:


1. Mendorong Inklusi Keuangan Masyarakat Unbanked

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memiliki program Laku Pandai (Layanan Keuangan Tanpa Kantor dalam Rangka Keuangan Inklusif). Beberapa bank sudah berpatisipasi dalam program Laku Pandai OJK. Salah satunya adalah Bank BTPN dengan layanan BTPN Wow.


BTPN Wow adalah layanan perbankan yang memanfaatkan telepon genggam/ponsel dan didukung jasa agen sebagai perpanjangan tangan bank.

Dengan layanan pembukaan rekening, tarik, setor tanpa biaya pulsamelalui agen. Menggunakan layanan unstructured supplementary service data (USSD)di ponsel berbasis GSM. Masyarakat yang belum memiliki rekening di bank dan akses keuangan bisa dilayani oleh agen. Jumlah agen BTPN Wow hingga kini sudah memiliki 35.000 agen dengan total nasabah 700.000.

Dengan layanan fintech dari bank yang memanfaatkan USSD di ponsel berbasis GSM. Ada 700.000 nasabah yang mendapatkan akses keuangan. Menurut data World Bank, Global Financial Inclusion Index pada tahun 2014,hanya 36% orang Ide dewasa di Indonesia yang memiliki rekening.



Tak hanya Bank BTPN, baik lainnya memiliki layanan serupa. Sentuhan fintech di bisnis perbankan menghasilkan pertambahan nasabah dan disertai mendorong inklusi keuangan sesuai program OJK.

2. Kemudahan Masyarakat Perkotaan untuk Membuka Rekening

Layanan Fintech di bidang perbankan, bukan “monopoli” masyarakat yang tidak memiliki akses pada layanan keuangan. Masyarakat bisa memiliki akses keuangan, namun dengan padatnya kegiatan harian dan pekerjaan. Masyarakat tidak memiliki waktu untuk ke bank di hari dan jam buka kantor cabang bank.
Kehadiran fintech di bidang perbankan memberikan kemudahan untuk melakukan pembukaan rekening. 

Kini ada layanan fintech yang lebih "high tech" dari Bank BTPN, pembukaan rekening tanpa harus datang ke cabang. Bank BTPN memiliki layanan aplikasi bernama Jenius. Cukup mengunduh aplikasi di Google Play Store ataupun Apps Store. Kemudiana mengisi data-data pribadi, tinggal memfoto KTP, NPWP, contoh tanda tangan, dan berfoto sambil memegang KTP. Setelah semua data dan dokumen dilengkapi, rekening bank Jenius sudah selesai diproses . Proses penerimaan kartu ATM dikirimkan ke alamat yang diinginkan nasabah.



Saat ini layanan pembukaan rekening masih terbatas pada daerah tertentu saja. Namun seiring perkembangan fintech perbankan, memungkinkan perluasan area pelayanan  Tentunya layanan fintech, juga tetap mematuhi  peraturan OJK tentang Know Your Customer (KYC) dan simpanan dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan(LPS). Sehingga masyarakat merasa aman karena uang yang ada di bank terjamin keamananya.

3. Kemudahan Memilih Produk Keuangan Sesuai Kebutuhan

Bank saat ini memiliki banyak produk baik dari produk tabungan, kartu kredit, Kredit Kepemilikan Rumah (KPR), dan KTA (Kredit Tanpa Agunan). Dengan banyaknya produk yang dimiliki bank, nasabah harus pintar memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan. Untuk mengetahui produk yang sesuai dengan kebutuhan, bisa saja dengan melihat informasi di website bank. Namun tetap saja kadang nasabah bingung di antara banyaknya pilihan produk bank.

Fintech tidak hanya dimanfaatkan oleh bank. Perusahaan rintisan (startup)di bidang teknologi,melihat ada peluang bisnis yang potensial namun belum digarap dengan baik oleh bank. Website yang menyediakan infromasi, juga perbandingan antara produk bank yang satu dengan yang lain. 




Website CekAja.com contoh perusahaan startup yang menyediaka layanan tersebut. Ingin memiliki kartu kartu  kredit, tinggal memilih beberapa pilihan di website dan akan tampil hasil kartu kredit yang sesuai dengan kebutuhan. Bahkan bisa melakukan pengajuan aplikasi kartu kredit. CekAja tentunya bekerjasama dengan bank, setiap pengajuan dari masyarakat adalah imbalan atas hal tersebut. Bank mendapatkan nasabah baru, nasabah mendapatkan produk yang sesuai kebutuhan, dan CekAja sebagai bisnis fintech mendapatkan keuntungan.


4. Kemudahan Melakukan Investasi 

Tak hanya produk perbankan yang menjadi potensi bisnis fintech. Bidang investasi menjadi peluang yang potensial bagi startup fintech. Bareksa perusahaan startup fintech di bidang investasi reksa dana secara online. Dengan keunikan adanya data market, alat investasi, berita dan analisis yang membedakannya dari perusahaan sejenis. 



Tentu untuk mendapatkan fitur unik tersebut, ada biaya berlangganan yang dibayarkan. Namun dengan data market, alat investasi, berita dan analisis pengambilan keputusan investasi reksa dana bisa lebih baik karena berdasarkan pada data. Bareksa memudahkan masyarakat berinvestasi reksa dana dengan keputusan yang benar.

5. Kemudahan Melakukan Donasi

Fintech tidak saja selaku berhubungan dengan hal komersial saja. Ada perusahaan fintech dengan semangat wirausaha social (social entrepreneur) di bidang penggalangan dana (crowdfunding) dari masyarakat.

Hasil dari dana yang terkumpul digunakan sesuai dengan tujuan yang ditetapkan sejak awal. Bisa untuk donasi kepada orang yang membutuhkan, bisa jadi proyek komersial, dan kegiatan lainnya yang menyangkut kehidupan masyarakat banyak.



Di  Indonesia salah satu contoh fintech bidang crowdfunding adalah kitabisa.com. Lewat kitabisa.com masyarakat bisa membuat campaign dan berdonasi. Untuk setiap donasi yang terkumpul, kitabisa.com mengenakan biaya administrasi 5%. Pengecualian untuk kategori bantuan medis (2,5%, bencana alam (0%), khusus Zakat ke Lembaga Amil Zakat (0%).

Di satu sisi masyarakat bisa ikut berkontribusi lewat donasi dan membuat campaign donasi. Kitabisa.com sebagai social enterprise bisa tetap menjalankan bisnis secara berkelanjutan.

6. Kemudahan Pembayaran

Masyarakat saat ini saat berbelanja dimudahkan untuk melakukan pembayaran secara non tunai. Tak perlu repot untuk membawa uang tunai dalam jumlah besar. Salah satu platform pembayaran adalah EDC (Electronic Data Capture), tidak hanya melakukan pembayaran dengan kartu. Cara lain pembayaran seperti dengan NFC (Near Field Communication) dan Pay by QR Code saat ini menjadi alternatif pilihan.

Penyedia jasa pembayaran yang digunakan di EDC tidak hanya bank, namun juga operator telekomunikasi. Untuk mendukung berbagai alternatif pilihan pembayaran, fasilitas EDC juga harus tersedia untuk menerima berbagai pilihan pembayaran.

Salah satu perusahaan fintech di bidang platform tersebut adalah Kartuku. Dengan layanan EDC yang mengakomodir berbagai pilihan pembayaran, kartu debit, kartu kredit, NFC, Pay by QR Code dan pilihan lainnya yang berkembang. 

Tak hanya melakukan transaksi pembayaran. Kini bahkan untuk melakukan donasi dengan Pay by QR Code. Bayangkan dengan kemudahan transaksi pembayaran lewat platform yang melayani berbagai pilihan pembayaran.



Tak hanya pembayaran di outlet fisik, dalam berbelanja secara onlin. Ada perusahaan startup fintech di bidang  jasa pembayaran online, seperti Doku. Lewat Doku masyarakat bisa melakukan pembayaran di merchant yang bekerjsama dengan Doku.




Terutama bagi masyarakat yang belum memiliki kartu kredit. Di merchant seperti Ali Express Indonesia, selain pembayaran dengan kartu kredit hanya menerima pembayaran dengan Doku Wallet. Dengan layanan Doku Wallet, masyarakat dengan mudah melakukan pembayaran belanja online dengan mudah.


7. Kemudahan Pengelolaan Keuangan

Fintech di bidang pengelolaan keuangan saat ini sangat membantu masyarakat. Untuk pengelolaan keuangan pribadi, terlebih untuhkmengatasi penyakit “tanggal tua” Startup fintech di bidang pengelolaan keuangan seperti Jojonomics yang menyediakan layanan pengelolaan keuangan pribadi dan pencatatan pengeluaran untuk keperluan klaim.

Aplikasi Jojo Personal Finance membantu untuk mencatata pengeluaran dan pendapataan kita untuk berbagai kategori, seperti makanan, belanja, transportasi dan keperluan lainnya.
Bagi perusahaan ada fintech yang membantu proses perhitungan ,penyetoran dan pelaporan pajak perusahaan bernama OnlinePajak.com. Layanan dari satu website untuk kemudahan pelaporan bagi perusahaan secara gratis.  Pengelolaan keuangan secara pribadi dan perusahaan terbantu dengan adanya fintech.



Fintech baik di dunia perbankan ataupun di perusahaan bukan jasa keuangan, sangat membantu masyarakat.

Tuesday, 23 August 2016

Dengan Aplikasi Jenius, Bertransaksi Kini Bebas Ribet

Siang hari saya mengantri di ATM Center suatu mal. Saat sudah di depan ATM, tiba-tiba smartphone berbunyi. Sambil betransaksi di ATM, saya menerima telepon. Seusai betransaksi di ATM saya pergi sambil tetap menerima telepon, saya dan menuju lobi mal. Saya memesan ojek online, tak lama kemudian ojek online datang dan mengantarkan saya pulang ke rumah.

Sampai di rumah saya membereskan tas dan dompet, saat membuka dompet saya merasa ada yang aneh. Kartu ATM saya tidak ada, saya mendadak cemas. Apa kartunya tadi ketinggalan di ATM atau kartu ATM hilang karena terjatuh?  Apalagi jarak dari mal ke rumah cukup jauh. Daripada saya cemas dan bisa tenang, saya menelepon call center bank untuk memblokir kartu ATM saya.

Namun betapa terkejutnya saya ketika akan berganti pakaian. Saya menemukan kartu ATMnya ada di kantong belakang celana saya. Kartu ATM sudah saya blokir, mau tak mau harus antri ke kantor cabang bank. Saya terpikirkan betapa ribetnya saya harus ke bank, serangkaian dokumen yang harus diisi dan belum lagi waktu antrian di bank. 

Namun kini masalah kehilangan kartu ATM yang saya alami tak lagi meribetkan saya. Sejak saya mengetahui adanya aplikasi Jenius, aplikasi Life Finance dari Bank BTPN yang memudahkan hidup saya dan kita semua.

Jenius, Aplikasi Life Finance 
Aplikasi Jenius di Google Play Store

Tanpa proses yang ribet saat saya merasa kehilangan kartu ATM, Jenius menyedikan fitur temporary block dan permanent block. Jika terlupa menaruh kartu ATM bisa temporary block, setelah dicari tak ditemukan tinggal pilih permanent block. Dalam dua hari kerja, kartu ATM baru akan dikirimkan kepada kita. Tak ada cerita lagi perlu antri di kantor cabang bank saat kehilangan kartu ATM.


Blokir Kartu Sementara atau Permanen di Card Center


Fitur keren lainnya dari aplikasi Jenius, beragam transaksi bisa saya lakukan dari smartphone saya. Dari melakukan transfer, namun tak sekedar transfer biasa. Pengguna Jenius memiliki nama pengguna yang unik yang disebut Cashtag, contohnya $Giovanni. Tak perlu lagi ribet mengingat nomor rekening yang sulit diingat. Cukup menggunakan Cashtag ataupun nomor telepon penerima. 

Transaksi transfermudah tanpa ribet. Seperti yang dipaparkan Febri saat acara peluncuran aplikasi Jenius. Betapa ribetnya harus mengingat no rekening, selain itu Cashtag unik yang dimiliki menjadi bagian dari personal branding kita.

Saat hangout dengan teman dibayarkan oleh satu orang, namun bingung cara menagihnya ke teman. Ada rasa tak enak hati pada teman, Jenius menjadi solusinya. Dengan fitur Split Bill tagihan hang out dengan teman, mudah untuk dibagi dengan teman. Selain itu bisa sesuaikan besarannya.

Saya sebagai pengguna Jenius mendapatkan, kartu fisik Visa PayWave (m-Card) dan kartu virtual Visa (e-Card). Kartu fisik bisa saya gunakan untuk berbelanja dan bertansaksi di ATM. Yang menjadi menarik bagi saya adanya kartu virtual Visa. Sehingga saya bisa membeli aplikasi dan buku digital dengan mudah di Play Store. Beragam transaksi onlinebisa dibayar dengan e-Card berjaringan internasional Visa, pastinya selama saldo mencukupi ya.


Tak sekedar transaksi Jenius membantu kita mewujudkan mimpi. Ingin liburan atau memiliki gadget baru, bisa dilakukan dengan menabung secara rutin di Dream Saver. Dengan mudah saya bisa mengatur besaran uang yang ditabung dan jangka waktunya. Mewujudkan mimpi dengan bantuan fitiur Dream Saver, serasa memiliki "financial planner pribadi".

Wujudkan Rencana dengan Dream Saver

Jenius yang membuat saya bisa terhindar dari segala keribetan, ternyata proses menciptakannya tak singkat. Pak Jerry Ng, Direktur Utama Bank BTPN menceritakan, Jenius adalah hasil kerja keras selama depan belas bulan persembahan untuk Indonesia.

Jenius Persembahan Bank BTPN untuk Indonesia

Kehidupan kita dipermudah dengan adanya Jenius di smartphone kita. Saya sudah mengakhiri keribetan dalam bertransaksi, sekarang saat kamu juga bebas dari keribetan itu.

Tinggal downloadaplikasi Jenius untuk melakukan pembukaan akun Jenius. Cukup dari aplikasi, tanpa perlu datang ke kantor cabang bank. Istilak kerennya pembuatan akun Jenius dikenal dengan nama "On Boarding".

Pastikan koneksi internet stabil, siapkan KTP dan juga NPWP. Karena nanti KTP dan NPWP akan difoto. Bukan hanya KTPnya, kitapun akan diminta berfoto dengan KTP. Ambil kertas dan tanda tangani, contoh tanda tangan akan diminta foto juga. Disarankan dilakukan di tempat yang cukup cahaya, tak terlalu gelap dan terang. Pastikan data tanggal lahir, Cashtag, dan biodata sesuai. 

Kata sandi/password yang kita gunakan sesuai kombinasi antara huruf kapital, huruf kecil, angka, dan tanda baca/special characters. Semua proses pembukaan Jenius di aplikasi, bisa selesai tak sampai 45 menit demi keamanan dan kerahasian data. Jika proses pembukaan akun terhenti, tinggal tunggu 10 menit untuk melakukan proses pembukaan lagi. Mudahnya melakukan pembukaan akun Jenius tanpa ribet. Jadi, sudah siap untuk on boarding Jenius? 

Sesudah melakukan onboard Jenius maka akun Jenius bisa digunakan untuk melakukan topup dan penerimaan uang. Crew Jenius akan menghubungi untuk mengantarkan kartu debitmu. Setelah menerima kartu debitmu, lakukan aktivasi kartu lewat aplikasi Jenius. Sesudah itu akan ada email pemberitahuan jika aktivasi kartunya berhasil dan mulai nikmati kemudahan transaksi tanpa ribet. Jika butuh bantuan atau pertanyaan, jangan ragu menghubungi Halo Jenius di 1500365, email Jenius-Help@btpn.comdan akun Line: Jenius Help. Bertransaksi tanpa ribet, Jenius pilihanku.